Bocah 10 Tahun Meninggal Dunia Terseret Ombak di Pantai Lhoknga

oleh -236.759 views
Bocah 10 Tahun Meninggal Dunia Terseret Ombak di Pantai Lhoknga

Aceh Besar I Realitas – Bocah 10 tahun meninggal dunia setelah terseret arus dan ombak besar saat mandi laut di Pantai Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar.

Komandan Kodim (Dandim) 0101/Aceh Besar Kolonel Inf Abdul Razak Rangkuti melalui Pjs Komandan Rayon Militer (Danramil) 03/Lhoknga Pelda Bustami di Aceh Besar, Kamis, mengatakan korban bernama Muhammad Kevin.

“Korban berusia 10 tahun, warga Gampong Baroeh, Kecamatan Montasik, Kabupaten Aceh Besar. Kejadian terjadi Kamis (22/7) pukul 16.30 WIB,” kata Pelda Bustami.

Pelda Bustami mengatakan kronologi kejadian berawal ketika rombongan korban terdiri delapan orang dengan menggunakan truk tiba di Pantai Lhoknga, depan pabrik semen, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar.

BACA JUGA :  Mawardi Didampingi Kuasa Hukum Datangi Kantor Satpol PP/WH Aceh Timur Pertanyakan Dilepas Nursalamah Yang Diduga Berzina Dengan Kepala Dusun

Kemudian, korban Muhammad Kevin mandi laut di pantai tersebut. Tiba-tiba korban terseret arus. Melihat kejadian tersebut, saksi atas nama Mahmuddin (33) dan Muhammad Zubir (47) berusaha menolong korban dengan menarik tubuhnya.

Namun, tiba-tiba datang ombak besar dan menyeret korban ke tengah. Korban berhasil ditemukan dan dibawa ke tepi pantai, kata Pelda Bustami.

Pelda Bustami mengatakan akibat terlalu banyak terminum air laut menyebabkan korban kesulitan bernapas, sehingga tubuhnya lemas dan kepala pusing.

BACA JUGA :  Mawardi Didampingi Kuasa Hukum Datangi Kantor Satpol PP/WH Aceh Timur Pertanyakan Dilepas Nursalamah Yang Diduga Berzina Dengan Kepala Dusun

Personel Koramil 03 Lhoknga dan Polsek Lhoknga langsung mendatangi lokasi kejadian setelah menerima informasi korban terseret arus.

Melihat kondisi korban, personel Koramil dan Polsek membawa korban ke Puskesmas Lhoknga guna mendapat perawatan, kata Pelda Bustami.

“Sesampai di puskesmas, korban dinyatakan meninggal dunia. Kemudian, korban diserahkan kepada keluarga dan selanjutnya dibawa ke rumah duka menggunakan ambulans puskesmas,” ujar Pelda Bustami. (*)