Banda Aceh I Realitas – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Nasional mengumumkan, saat ini Aceh sudah bebas dari zona merah Covid-19.
Status itu didapat Aceh setelah tiga kabupaten/kota yang sebelumnya masuk zona merah kini sudah menjadi zona oranye. Tiga daerah itu adalah Banda Aceh, Pidie, dan Aceh Tengah.
“Banda Aceh masuk zona merah sejak 6 Juni 2021. Sedangkan Pidie dan Aceh Tengah mendadak merah sejak 13 Juni 2021.
Alhamdulillah, kini ketiga daerah tersebut sudah menjadi zona oranye yang artinya zona risiko sedang Covid-19,” kata Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanganan Covid-19 Aceh, Zona Merah kepada wartawan, di Banda Aceh, Kamis (24/6/2021).
Menurutnya, penanganan Covid-19 di Aceh Tenggara, Aceh Timur, Bener Meriah, dan Simelue, juga tampak membaik.
“Buktinya, keempat daerah oranye itu kini ‘naik kelas’ menjadi zona kuning, zona risiko rendah Covid-19.
Sedangkan Subulussalam bertahan sebagai zona kuning sejak 23 Mei 2021,” timpal Saifullah seraya menyatakan 18 kabupaten/kota lain di Aceh saat ini merupakan zona oranye.
Dengan membaiknya kondisi Covid-19 ditujuh kabupaten/kota tersebut, lanjutnya, maka Aceh bebas zona merah tapi nihil zona hijau atau zona paling aman dari risiko penularan virus Corona. “Kita berharap zona hijau bisa segera diraih oleh sejumlah kabupaten/kota di Aceh pada pekan depan,” harap pria yang akrab disapa SAG, ini.
Ia mengingatkan, kriteria warna hijau, kuning, oranye, dan warna merah pada Peta Zonasi Risiko Covid-19 berbeda dengan klasifikasi pewarnaan pada Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala Mikro.
Warna pada peta zonasi risiko Covid-10 yang diformulasikan Satgas Penanganan Covid-19 Nasional, merupakan alat navigasi kebijakan berbasis data di tingkat kabupaten/kota.
Sedangkan warna hijau, kuning, oranye, dan warna merah pada PPKM Mikro, merupakan kriteria zonasi pengendalian wilayah hingga ke tingkat gampong atau RW.
“Meski warnanya sama namun dasar yang dipakai dalam memformulasikannya berbeda. Aplikasinya di lapangan dalam penanganan Covid-19 antara tingkat kabupaten/kota dengan tingkat gampong atau RW juga berbeda,” ujarnya.


