Perkara KDRT Tersangka Rusdianto Sudah P21

oleh -62.489 views
KDRT

IDUL FITRI

Pelalawan I Realitas – Untuk perkara atas nama tersangka Rusdianto, pada kasus KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) telah dilaksanakan gelar perkara Selasa (8/6/2021) kemarin oleh JPU (jaksa penuntut umum).

Saat ini prosesnya sudah P21, dan tinggal menunggu tahap kedua dari penyidik kepolisian.

REALITAS TV

Demikian disampaikan oleh Kasi Intel Kejari (Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri) Kabupaten Pelalawan Sumriadi SH, MH, menanggapi konfirmasi media ini Rabu (9/6/2021) saat ditemui di kantornya. Dikatakannya, bahwa saat ini proses adminstrasi berkas perkara tersebut sudah dinyatakan lengkap oleh JPU dan layak di P21, jelasnya.

BACA JUGA :   Ketua DPD-RI AALaNyalla Kunjungi Kalbar Lakukan Ini

Disampaikannya, hasil dari gelar perkara tersebut, sudah memenuhi unsur yang sudah diteliti oleh JPU untuk di P21.

Penahanan terhadap tersangka, belum bisa disampaikan karena belum masuk dalam tahap kedua. Begitu juga perihal pasal yang diterapkan dalam perkara itu, menunggu setelah sudah tahap kedua, baru dapat diberitahukan, jelasnya.

BACA JUGA :   Masyarakat Belawan Krisis Kepercayaan Kinerja Aparat Keamanan

Sebagaimana yang telah dilansir sejumlah Media online beberapa waktu lalu, bahwa Rusdianto mantan ketua salah satu Ormas Kepemudaan di Kabupaten Pelalawan diduga telah melakukan KDRT terhadap istri sirinya dengan TKP (tempat kejadian perkara) di KBC Ramayana Pangkalan Kerinci tgl 17 Februari 2021 lalu.

Sehingga dengan ditemani oleh kuasa hukumnya, korban bernama Itdayani membuat laporan polisi di Polres Pelalawan.

BACA JUGA :   Palsukan Dokumen, Polda Kepri Bersama KSOP Amankan Kapal MT SEA TANKER II GT

Anehnya dalam penanganan perkara tersebut, Hendri Siregar SH, selaku kuasa hukum korban justru mempraperadilankan pihak penyidik Polres Pelalawan.

Kendati akhirnya permohonan praperadilannya ditolak, namun Hendri Siregar mengaku agak lega karena hampir seluruh yang dia mohonkan terhadap penyidik sebelum untuk melengkapi berkas perkara kliennya tersebut dapat terkabulkan.

Notabenenya, yang mengajukan permohonan praperadilan itu adalah pihak terlapor atau pihak tersangka. (Sona)

UPDATE CORONA

Tentang Penulis: Editor Rahmad Wahyudi

Gambar Gravatar
Rahmad Wahyudi Adalah Wartawan di Media Realitas