Perempuan Cantik Pemasuk Sabu Ke LP KLS IIB Langsa, Diduga Hilang di Penyidik BNN Langsa

oleh -2.834.489 views
Perempuan
Mardiana (42 thn) asal Aceh Tamiang, yang tangkap sebagai pemasuk Sabu ke Lapas Kelas IIB Langsa, jumat sore sekitar jam 18. tanggal 15 janauari 2021

IDUL FITRI

Langsa I Realitas – Issu menghilang nya perempuan cantik Mardiana (42 thn) perempuan cantik asal Aceh Tamiang, setelah di tangkap sebagai pemasuk Sabu ke Lapas Kelas IIB Langsa, jumat sore sekitar jam 18. tanggal 15 janauari 2021 yang akhirnya di serahkan ke BBN Langsa, sampai saat ini tidak diketahui keberadaan nya.

Banyak pihak menduga Mardiana, kabur setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak BNN Langsa, namun sampai saat ini perempuan cantik itu tidak diketahui keberadaan nya.

REALITAS TV

Namun banyak pihak menduga juga ada pihak pihak yang bermain dalam kasus sabu yang terlibat perempuan cantik ini.

Media Realitas mencoba menelusuri keberadaan perempuan asal Aceh Tamiang, dan akan menurunkan tim untuk melacak keberadaan wanita asal Dusun Suka maju Gampung, Bintang Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang Provinsi Aceh.

Sejumlah sumber yang berhasil dihimpun media ini Mardiana kabur setelah dilepas oleh pihak BNN Langsa, karena menurut BNN Langsa, tidak bisa dibuktikan keterlibatan nya sebagai pemasuk sabu ke Lapas Kelas IIB Langsa, sehingga diminta untuk melaporkan setiap minggu ke BNN, ujar sebuah sumber media ini.

Kalapas Kelas IIB Langsa, Heri, A. Md. IP, SH, MH saat di konfirmasi oleh media ini Sabtu (22/5/2021) membenarkan, telah mengamankan seorang wanita bernama Mardiana (42) yang memasok Sabu ke lapas Kelas IIB Langsa melalui mesin dinamo (kepala Mesin Jahit) pada tanggal (15/01/2021).

Selanjut nya Mardiana yang tertangkap tangan itu di serahkan kepada BNN Langsa untuk di lakukan penyelidikan, Namun sampai saat ini pihak BNN Langsa belum menyerahkan kepada Lapas.

Dalam hal tersebut lapas kelas IIB Langsa sudah menyurati pihak BNN Langsa untuk mempertanyakan tentang Mardiana yang sampai saat ini belum ada kabar dari BNN Kota Langsa, karena dari Lapas harus membuat laporan kepada pimpinan terkait sudah di amankan Mardiana yang hendak memasok sabu ke dalam Lapas.

BACA JUGA :   Akui Kecanduan Film Bokep, Mahasiswa Inisial NJM Cabuli Bayi 1 Tahun

Sampai saat ini kami belum terima jawaban dari pihak BNN Langsa, tutup Heri yang pada saat itu baru 4 jam menjabat sebagai Kalapas Kelas IIB Langsa.

Sementara itu Kepala BNN Langsa, AKBP Basri, S.H, yang dihubungi oleh media ini melalui telpon seluler Sabtu (22/5/2021) sekira pukul 10:18), menyebutkan dirinya dalam perjalanan antar linto.
Ketika ditanyakan menyangkut Mardiana, kasus pemasok sabu ke Lapas Kelas IIB Langsa, dengan tegas Basri menyebutkan Mardiana itu statusnya sebagai Saksi, dalam kasus itu demikian singkat jawaban Kepala BNN di ujung telpon selulernya.

Wakil Ketua Bidang Hubungan Masyarakat, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Iskandar Muda Aceh (YLBH Iskandar Muda Aceh) Muhammad Ali Abusyah, yang sering di sapa Abu Alex kepada media ini Sabtu, (22/5/2021) menyebutkan meminta semua pihak untuk proses hukum yang benar terhadap perempuan pemasuk sabu ke Lapas Kelas IIB Langsa.

Menurut Abu Alex tidak ada alasan perempuan itu yang ketangkap tangan di lepas begitu saja, harus ada proses hukum yang jelas, jangan ada yang main main dalam kasus ini, ujar Abu Alex kepada Wartawan di Kota Langsa.

Kita akan menelusuri kasus ini dan sampai sekarang kasus ini masih aman belum ada yang diajukan kepengadilan, perempuan yang pemasok sabu juga masih berkeliaran di luar, kalau disebut sebut sebagai saksi dalam kasus ini lalu siap tersangkanya, tanya Abu Alex lagi.

Kita tunggu proses hukum selanjutnya apabila kasus ini di berlanjut ke jalur hukum akan kita lapor oknum yang terlibat dalam kasus ini, tutup Abu Alex.

BACA JUGA :   VIRAL Nenek Hobi Catat Data Kasus Covid-19 di Indonesia Setiap Hari

Sebelumnya di beritakan media tanggal (16/1/2021)

BNN Kota Langsa Konferensi Pers Terkait Penangkapan Sabu, Penangkapan Sabu di Lapas Kls IIB Langsa Ikut Peran Mantan Kalapas Said Mahdar, penangkapan yang dilakukan, Jumat Sore (15/1/2021).

Hasil pantauan Media ini penangkapan yang dilakukan oleh pihak Lapas Kls IIB Langsa, memang sudah tercium sejak seminggu sebelumnya, ujar sebuah sumber media ini di Langsa.

Sumber lain yang didapatkan media pihak pemasuk Narkotika itu memang menunggu waktunya Said Mahdar serah terima, karena selama ini barang haram itu jarang lolos ke dalam Lapas Kls IIB Langsa, selama Drs Said Mahdar sebagai kepala Lapas.

Padahal Said Mahdar sudah melakukan serah terima pada hari Kamis (14/1/2021) tapi karena ada informasi yang sangat akurat, sehingga batal Said Mahdar berangkat ke Banda Aceh sebagai Kalapas Kls IIA, di Lambaro Banda Aceh Provinsi Aceh.

Hasil Konprensi Pers yang dilakukan oleh BNN Kota Langsa, sebagai berikut, pelaku tindak pidana Narkotika yang diserahkan oleh pihak Lapas Kelas IIB Langsa dengan Tkp, pada hari Jumat tanggal 15 Januari 2021 telah dilakukan penahanan terhadap 4 (Empat) orang Lapas Kelas IIB Langsa pada pukul 18.00 Wib.

Press Release Pengungkapan Peredaran Gelap Narkotika Jenis Shabu BNNK Langsa identitas pelaku, MARDIANA T. Tgl Lahir, RT Bintang, 15 Maret 1979 Agama Islam, Alamat, Dusun Suka Maju Desa Bintang Kecamatan Bandar Pusaka Kabupaten Aceh Tamiang.

Nama, M. Joni AR Bin (Alm) Abdul Rahman (Narapidana Lapas Kelas IIBLangsa).

Agussalem Bin M. Talib ( Narapidana Lapas Kelas IIB Langsa).

BACA JUGA :   Penjual Ikan di Langsa Diringkus Polisi Karena Memakai Sabu

Syahril Bin M. Yusuf (Narapidana Lapas Kelas IIB Langsa)

Barang bukti narkotika .

Menurut AKBP H Basri, SH,. MH, Kepala BNN Kota Langsa, Narkotika golongan I diduga jenis Sabu kristal seberat kurang lebih 10, 29 Gram.

Terdiri dari 2 paket / dan 1 paket kecil, total semuanya ada 3 (tiga) paket, ujar Basri.

Barang bukti non narkotika :

1 (Satu) Buah Dinamo Mesin Jahit 2 (dua) Buah HP Merek Samsung dan Xiomi

KRONOLOGIS:

Basri lebih lanjut menyebutkan Berdasarkan informasi dari pihak Lapas Kelas IIB Langsa bahwa telah diamankan 4 (empat) orang tersangka tindak pidana narkotika beserta barang bukti Narkotika golongan I diduga jenis Shabu kristal seberat kurang lebih 10, 29 Gram (Sepuluh Koma Dua Puluh Sembilan) Gram yang ditemukan didalam 1 (Satu) Buah Dinamo Mesin Jahit, dari 4 (empat) orang Tersangka Tersebut, 3 (tiga) diantaranya merupakan Narapidana Lapas Kelas IIB Langsa, jelas Basri.

Adapun Narkotika jenis shabu tersebut di seludupkan dengan cara di selipkan di dalam 1 (Satu) Buah Dinamo Mesin Jahit yang diantar oleh TSK Mardiana berdasarkan permintaan dari TSK yang merupakan narapidana a.n M. Joni AR Bin (Alm) Abdul Rahman yang merupakan mantan suami TSK Mardiana.

Selanjutnya Pihak Lapas Kelas IIB Langsa melakukan Koordinasi dengan BNN Kota Langsa guna guna dilakukan Pengembangan.

Terhadap para tersangka tersebut dikenakan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) Dari Undang-Undang RI No. 35 tahun 2009 Tentang Narkotika dengan Ancaman Pidana maksimal 20 Tahun Periara dan Minimal 6 Tahun Penjara.

Untuk penyidikan selanjutnya terhadap tersangka akan di proses melaui BNN Kota Langsa, tutup Basri. (*)

UPDATE CORONA

Tentang Penulis: Editor Rahmad Wahyudi

Gambar Gravatar
Rahmad Wahyudi Adalah Wartawan di Media Realitas