Mini Lokakarya Lintas Sekto Triwulan II 2021

oleh -124.489 views
Mini Lokakarya

IDUL FITRI

Tanjung Enim I Realitas – Merupakan program rutinitas Puskesmas Tanjung Enim setiap triwulan di gelar Mini Lokakarya Lintas Sektor bertempat di ruang Aula Puskesmas Tanjung Enim, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Emim, Sumsel, pertriwulan, dengan tujuan untuk mengevaluasi tingkat kesehatan masyarakat dan informasi tentang Covid-19, selama 3 bulan kebelakang tahun 2021.

Acara Mini Lokakarya Lintas Sektor, dipimpin oleh Ka. UPTD Puskesmas, dihadiri Camat Lawang Kidul, Andrille Martin, SE, Kapolsek Lawang Kidul, IPTU. Marwan, SH, Danramil 404-05 Tanjung Enim, Kapt. F. Irwanda, Perwakilan Rumah Sakit Bukit Asam Medika, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Ka. UPTD serta Lurah dan Kepala Desa dalam Kecamatan Lawang Kidul. Senin, (24/05/2021).

REALITAS TV

Sambutan Ka. UPTD. Puskesmas Tanjung Enim, Ahmad Gani, SKM, MM, menyampaikan program triwulan ke belakang yang sudah dilaksanakan Tresing, testing dan treking, melalui tempat kegiatan didesa dan kelurahan seperti puskesdes, dan posyandu, serta poslansia.

Diwilayah kerja puskesmas Tanjung Enim sampai saat ini, yang sudah terpapar positif covid 19, sebanyak 757 orang, sedangkan yang sembuh sebanyak 679 orang dan yang meninggal dunia sebanyak 30 orang dalam proses 48 orang.

Untu masyarakat Tanjung Enim yang mengikuti ravid antigen sebanyak 71 orang dari sasaran 76 orang.

Lanjutnya Gani, kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan ada 3 tahap, yaitu tahap pertama untuk petugas kesehatan, seperti dokter, bidan perawat dan petugas lainynya, tahap kedua bagi pelayanan publik, seperti, camat beserta lurah/kepala desa dan staf, Kapolsek dan anggota, Danramil dan anggota ditambah dengan petugas lainnya, sedangkan tahap ketiga bagi masyarakat umum lainnya seperti lanjut usia.

Lanjutnya, tempat vaksinasi dilaksanakan ada dua tempat, pertama di Puskesmas Tanjubg Enim, dan di Rumah Sakit Bukit Asam Medika. pungkasnya.

Kemudian kegiatan lainnya seperti, sebagaimana kegiatan yang dilaksanakan di puskesmas dan kegiatan di desa dan kelurahan, antara lain posyandu ada 60, poslansia ada 16, dan posbindu 16, Pos UKK ada 16, dan setiap bulan dilaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan, serta pemberian vitamin dan lain sebagainya.

BACA JUGA :   Mayat Pria Ditemukan Warga di Pantai Sialang Buah

Dalam sambutan Camat Lawang Kidul, Andrille Martin, SE, menyampaikan bahwa di Lawang Kidul masih dalam kondisi zona merah, dan kepada pimpinan puskesmas Tanjung Enim untuk terus menerus berusaha bersama sama untuk bersatu melawan covid-19, setiap ada kegiatan agar diundang stakeholder, perusahaan yang ada Tanjung Enim.

Saat ini untuk Kepala Desa sudah menganggarkan dana desa 8 % dan kelurahan sudah dapat dari pemda sebesar Rp. 56. Juta untuk anggaran protokol kesehatan covid-19. Semua harus berperan serta, bersama sama untuk melawan covid 19 di Kecamatan Lawang Kidul.

Lanjutnya, kepada perusahaan yang ada di Tanjung Enim untuk berperan serta dam berkontribusi dalam menanggulangi penyebaran covid 19, serta membantu dunia pendidikan.

Untuk pelaksanaan vaksin kepada yang sudah didata dari desa dan keluarahan untuk diarahkan ke puskesmas, atau di gedung serba guna masing-masing desa dan kelurahan, termasuk rumah isolasi agar disiapkan, tentunya kalau tidak nenyalahi aturan prokes covid 19.

Harapan kami untuk dibulan juni ini di Kecamatan Lawang Kidul, ada perubahan dari zona merah menjadi zona kuning bahkan zona hijau.

Dalam acara mini lokakarya bagi peserta yang untuk menyampaikan permasalahan yang ada untuk dicarikan solusi dan diurugrembugkan.

Dengan perkembangan virus corona yang menggila ini, banyak sekali dampak terhapap lingkunganan masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, perekonomian dan dampak sosial dimasyarakat lainnya, dalam kesempatan ini saya menghimbau melalui kepala desa dan lurah secara terus menerus untuk menyampaikan kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan covid-19, memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir, menjaga jarak, menghindari ketinunan dan mengurangi mobilitas beperguian (5 M ). imbuhnya.

Sementara Kapolsek Lawang Kidul, IPTU. Marwan, SH, MM menyampaikan bahwa Tanjung.

Enim sudah terdata penularan covid 19 sebanyak 758 orang yang positif, dan 679 orang yang sudah sembuh, sedangkan 30 orang yang meninggal dunia karena virus corona.

BACA JUGA :   Ini Pesan Kolonel I Gede Putra Yasa Sebelum Purna Tugas Sebagai Dandim Palangka Raya

Kondisi sekarang di Tanjung Enim sudah sangat mengkuatirkan dampak yang ditimbulkan oleh covid 19, maka dari itu, saya tekankan kepada Lurah dan Kepala Desa, yang ingin melaksanakan hajatan atau melaksanakan kegiatan resepsi agar ditunda dulu, mengingat Tanjung Enim masih zona merah dan tetap mematuhi protokol kesehatan covid-19.

Madih dari Marwan, kepada seluruh masyarakat agar kehadiran saya untuk diterima di Kecamatan Lawang Kidul, dan dapat membantu dalam penanganan bersama sama untuk melawan covid-19 yang sangat menggila ini, serta membantu keamanan dan ketertiban masyarakat di Desa dan Kelurahan yang ada di Kecamatan Lawang Kidul. ucapnya.

Dalam sambutan danramil 404-05 Tanjung Enim, Kapt. F. Irwanda menyampaikan kepada semua stakeholder yang hadir agar permasalahan yang ada segera dilapirkan dan mari kita sama-sama untuk menyelesaikanya, karena permasalahan yang timbul, ini merupakan tugas bersama, apalagi tritorial saya mulai dari Kecamatan Lawang Kidul, Tanjung Agung dan Kecamatan Panang Enim.

Dengan wilayah yang begitu luas, maka tanpa bantuan dan kerjasama dari Lurah dan Kepala Desa,serta Stakeholder dan perusahaan yang ada, tidak mungkin akan berhasil sesuai dengan yang kita harapkan, dengan anggota yang sangat sedikit, tentunya kurang optimal. katanya.

Kemudian dilanjutkan paparan oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Tanjung Enim, seasen pertama disampaikan oleh dr. Hj. Maisaroh tentang cobid 19 dan penangannya, dan seasen kedua disampaikan oleh pujiati tantang kesehatan masyarakat.

Setelah penyampaian paparan oleh kedua seasen, maka dilanjutkan dengan seasen tanya jawab untuk permasalahan yang ada di wilayah kerja masing-masing baik masalah covid-19 serta kesehatan mawyarakat. sebagai moderator dari pihak Kecamatan Lawang Kidul, dipandu oleh Kapala Seksi Pemerintahan, Muhtamiri, SAP.
Dalam seasen tanya jawab dari peserta mini lokakarya sbb :

1. Maryati, perwakilan sari Karang Asam Tanjung Enim Selatan, sebagaimana disampaikan oleh dr. Mausaroh mengenai persiapan vaksinasi dan alur 2 meja.

2. Farida, Korwil Pendidkan Kecamatan Lawang Kidul, dalam juklak pelaksanaan vaksinasi guru SD dan guru TK menjadi prioritas, sampai saat ini masih belum divaksinasi, karena pelaksanaan ujian anak SD dan SMP, rencana akan dilaksanakan secara semi tatap muka, makanya kami mengajukan pertanyaan demikian.

BACA JUGA :   Tgk. Jamaluddin Pertanyakan Tindak Lanjut Hasil Audit Desa Lhok Meure

3. Dari PLTU, baru 30 orang yang divaksin, sedang karyawannya sebagai pelayan publik, tentunya agar dipercepat pelaksanaan vaksinasi.

Penyampaian dari dr. Hj. Maisaroh atas lertanyaan diatas sbb :

Adanya alurnya ada 2 meja, Proses pendataan dr desa harus valid, adanya ruang tunggu, untuk mempermudah pelaksanaan vaksinasi, data yang akan sudah didaftar ke petugas peduli covid 19. Hp agar aktif untuk jawaban dari tim peduli covid 19 menerima sms agar bisa didownload hasil dari tim peduli cobid 19.

Kendalanya adalah data peserta kurang valid, untuk itu harus ada kepastian identitas peserta yang akan divaksin berupa ktp pada waktu pelaksanaan vaksinasi.

Untuk pelaksanaan vaksin ini dapat terakomudir semua, yang merupakan kendala ketersediaan vaksin tidak sesuai dengan sasaran.

Kebijakan untuk pemberian vaksin yang diprioritaskan guru SMP dan SMA, termasuk petugas pelayanan publik, mengingat vaksin tersedia sangat terbatas.
Merupakan kunci adalah ketersediaan vaksin karena sangat terbatas.

Sebagai perbandingan pelayanan vaksinasi, untuk pelayanan petugas 40 % dan pelayanan masyarakat umum lanjut usia 60 %, lanjutnya.

Untuk pihak Kecamatan (Tripika) untuk terus menerus menggaungkan dalam mengkampanyekan gerakan protokol kesehatan covid 19, sehingga di setiap Desa dan Kelurahan bisa menekan angka tertularnya virus corona.

Dari pihak Rumah Sakit Bukit Asam Medika (RS. BAM) dr. Noris, menyampaikan, bahwa memang vaksin sudah dibagi dari Dinas Kesehatan dan sudah ada daftar nama nama peserta yang akan dilakukan vaksinasi.

Dari Corporate Socia.

Responsbulyti (CSR) PT. Bukit Asam Tbk, pada Perinsip siap untuk mengakomudir pelaksanan penanggulangan untuk melawan penyebaran Covid-19 di Kecamatan Lawang Kidul, pada khususnya. (M Umar)

UPDATE CORONA

Tentang Penulis: Editor Rahmad Wahyudi

Gambar Gravatar
Rahmad Wahyudi Adalah Wartawan di Media Realitas