Kajari Simeulue Kelarifikasi Tuntutan Demontrasi AMARAH, Kasus SPPD Oknum DPRK Simeulue : FIKTIF

oleh -294.489 views
AMARAH

IDUL FITRI

Simeulue I Realitas – Masa demontrasi Aliansi Mahasiswa Rakyat dan Buruh (AMARAH) menggelar aksi di Halaman kantor Kajari Simeulue.

Orator aksi Amarah menuntut kajari Simeulue untuk segera menetapkan status oknum DPRK Simeulue yang terlibat kasus dugaan SPPD fiktif menjadi tersangka. (21/05/2021)

REALITAS TV

Orator aksi Amarah juga menanyakan terhadap proses penyelidikan kasus dugaan SPPD fiktif oknum DPRK Simeulue terkesan lambat.

“mantan kajari Simeulue sebelumnya telah menyampaikan ke media massa terhadap perkembangan kasus dugaan SPPD fiktif oknum DPRK Simeulue ini hanya tinggal 10% lagi, kenapa sampai saat ini proses penyelidikan belum tuntas ?.” Pungkas Orator aksi Amarah.

BACA JUGA :   Lapas Kelas IIB Garut Berkomitmen Wujudkan ZERO HALINAR

Terkait dengan kasus SPPD Oknum DPRK Simeulue Kajari Simeulue R. Hari Wibowo yang didampingi Jajarannya bersama Kapolres Simeulue AKBP Agung Surya Prabowo, S.I.K., beserta jajaran POLRI – TNI dan Satpol PP dalam menyambut para aksi demonstarsi AMARAH dihalaman kajari Simeulue.

Kajari Simeulue R. Hari Wibowo, SH, MH Menglarifikasi tuntutan demontrasi Aliansi Mahasiswa Rakyat dan Buruh (AMARAH), bahwa Kasus SPPD Oknum DPRK Simeulue adalah fiktif.

“Saya mengklarifikasi atas proses penyidikan kasus SPPD fiktif sekali ya fiktif, jangan sampai ada yang memplintir kata-kata catat itu.” Pungkas Kajari Simeulue.

Kajari Simeulue menjelaskan bahwa, “Perkembangan Penyidikan Tindak Pidana Korupsi SPPD Fiktif, kami sudah koordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPKRI) di Jakarta, In Sha Allah dalam waktu yang tidak lama lagi mereka akan menurunkan Tim Auditor Investigasi tentang Perhitungan Kerugian Keuangan Negara ke Simeulue ,” jelasnya.

BACA JUGA :   Kapolres Lamandau Berikan Reward Kepada Pos Ppkm Mikro Terbaik

Lanjutnya, salah satu dasar untuk menetapkan tersangka adalah hasil Audit. Jaksa tidak bisa menetapkan tersangka jika alat bukti belum lengkap dan Jaksa juga tidak bisa sebagai Auditor.

KAJARI Simeulue menyebukan kami ini dalam bekerja tidak mau dhalim terhadap siapapun. Kami bekerja sesuai dengan alat bukti. (Zulfadli)

UPDATE CORONA

Tentang Penulis: Editor Rahmad Wahyudi

Gambar Gravatar
Rahmad Wahyudi Adalah Wartawan di Media Realitas