Diduga RM WNA, Jual Tanah Negara Bersertifikat HGB, Mengaku Sudah Bayar Banyak Ke BPN Langsa

oleh -629.489 views
HGB

IDUL FITRI

Langsa I Realitas – Diduga RM WNA, jual Tanah Negara bersertifikat HGB, mengaku sudah bayar banyak ke BPN Langsa.

Sebidang tanah yang berada di jalan Syah Kuala Dusun Sehati Gampong PB. Blang Pase Kecamatan Langsa -Kota Kota Langsa Provinsi Aceh.

REALITAS TV

Tanah yang berstatus Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) Nomor 212 tanggal 16 Agustus 1979 yang di keluarkan untuk saudara Syahwin. AKA oleh Direktorat Agraria Propinsi Daerah Istimewa Aceh.

Hak Guna Bangunan (HGB) bersertifikat dengan Nomor 81 tanggal 16 Februari 2009 sudah beralih nama untuk saudara Rahmat Warga Negara Asing (WNA) yang di keluarkan oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Timur sekarang sudah Kantor Pertanahan Kota Langsa.

Amatan Media ini yang terdapat di dokumen Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) atas nama saudara Syahwin. AKA lamanya menguasai tanah tersebut 30 tahun terhitung tanggal yang tertera di Sertifikat yang di keluarkan pada tanggal 16 Agustus 1997.

Adapun saudara Rahmat miliki Hak Guna Bangunan (HGB) tertera pada Sertifikat pada tanggal 16 Februari 2009.

Hak Guna Bangunan (HGB) atas nama saudara Rahmat warga Negara Asing (WNA) dengan status sertifikat, pada tahun 2018 saudara Rahmat sudah melakukan balik nama dengan status tanah tersebut menjadi hak milik di buktikan dengan sertifikat Nomor 652 yang di keluarkan oleh Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Langsa.

Dengan luas tanah 770 meter persegi, dan adapun tanah tersebut sudah di jual oleh Rahmat.

Rahmat saat di konfirmasi oleh media ini di tempat kerjanya di jalan. T. Umar Selasa (25/5/2021) menyebutka, kalau mau tanyak soal tanah dari HGB kenapa sekarang sudah menjadi hak milik, tanyak aja kesana ke Kantor BPN Langsa Kota mereka yang tau mengapa di keluarkan Sertifikat hak milik, saya sudah keluarkan uang sesuai yang diminta BPN, ujar Rahmat WNA.

BACA JUGA :   Danrem 102/Pjg Tinjau Perehaban Masjid Nurul Jannah

Gak ngerti saya semua surat surat sudah di urus oleh BPN Langsa, ujar nya singkat.

Sementara, Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Langsa Senin, (24/05/2021) Erwis, A. Ptnh yang di konfirmasi Wartawan mengatakan, menyangkut dengan tanah tersebut dirinya belum mengetahui di karenakan dirinya baru bertugas di BPN Langsa.

Saat Wartawan ini menunjukkan surat wakaf dari desa erwis langsung mengatakan akan memanggil tim yang membidangi tentang somasi masyarakat karena tim ini berpindah – pindah tugasnya.

Kalau benar tanah ini tanah wakaf bisa di buktikan oleh masyarakat Erwis akan membatalkan sertifikat hak milik atas nama Rahmat nomor. 652,” tutup Erwis.

BACA JUGA :   UU Cipta Kerja Tuntaskan Tiga Masalah Penghambat Investasi

Diduga

Adapun surat somasi masyarakat yang di kirimkan kepada Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Langsa bernomor : Ist /III /2018. Pada tanggal 08 Maret 2018, yang isinya :

Status Hak Guna Bangunan (HGB) Nomor 81 tanggal 16 Februari 2009 yang dikeluarkan untuk saudara Rahmat (WNA) untuk segera di batalkan yang di tandatangani oleh 30 warga masyarakat, termasuk Kadis Sehari Misbahuddin, ketua Tuha Peut Nurdin, Tuha Peut Dusun sehati M. Yunus, umum dusun sehati Tgk. M. Amin bin Usman, ketua pemuda dusun sehati Erwinsyah, juga mengetahui geuchik Gampong PB. Blang Pase Kecamatan. Langsa Kota. Atas nama Berlianto. Dan ditembuskan kepada 16 Lembaga Pemerintah di jajaran Pemko Langsa. (*)

UPDATE CORONA

Tentang Penulis: Editor Rahmad Wahyudi

Gambar Gravatar
Rahmad Wahyudi Adalah Wartawan di Media Realitas