Semarak Masyarakat Melaksanakan Sholat Tarawih di Masjid Nurul Ikhlas Desa Meurandeh Dayah

oleh -176.489 views
Semarak
Foto : Mahasiswi IAIN Langsa, Putri Nursalsabila

IDUL FITRI

Oleh : Putri Nursalsabila, Mahasiswi IAIN Langsa, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris.

Shalat tarawih, sudah tidak asing lagi untuk kita dengar bukan? shalat sunnah yang hanya ada pada saat bulan ramadhan saja.

REALITAS TV

Shalat sunnah tarawih ini juga dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW, semasa hidupnya. Berdasarkan hadist dari HR Tirmidzi, shalat tarawih disebut memiliki pahala yang serupa dengan shalat semalam suntuk.

“sesungguhnya siapa saja yang shalat bersama imam hingga selesai, maka ia dicatat telah mengerjakan shalat semalam suntuk,“ bunyi hadist dari HR. Tirmidzi. Shalat tarawih ini dilakukan setelah selesai shalat Isya dan bisa dilakukan bersama yaitu berjamaah di masjid mengikuti imam sampai selesai dan bisa juga dilakukan sendiri atau berjamaah di dalam rumah bersama keluarga.

 Tata cara shalat sunnah tarawih ini terdapat dua pendapat pengerjaan, yaitu shalat tarawih dengan 8 rakaat dan 20 rakaat. Kemudian di tambahkan dengan shalat witir 3 rakaat.

Shalat tarawih ini memiliki beberapa keutamaan yaitu, pada 10 hari pertama allah banyak menurunkan rahmat kepada siapa saja yang taat beribadah, sedangkan pada 10 hari kedua yaitu Allah memberikan ampunan bagi siapa saja yang banyak beribadah dan memohon ampunan pada bulan ramadhan.

Dan 10 hari terakhir dikenal dengan penghindaran dari siksa api neraka. Umat islam berkesempatan menyucikan diri dengan beribadah sebanyak banyak nya pada malam-malam terakhir ini. Karena pada malam ini pula terdapat seribu malam atau yang disebut dengan malam lailatul qadr.

Di masjid Nurul Ikhlas tepatnya di Desa Meurandeh Dayah, pada bulan ramadhan banyak masyarakat yang melaksanakan shalat tarawih di masjid tersebut, Alhamdulillah selau ramai jamaah nya, dari yang orang tua, pemuda-pemudi, remaja hingga ke anak anak selalu menyemarak kan shalat tarawih di majid Nurul Ikhlas ini. Di masjid ini melaksanakan shalat tarawih sebanyak 20 rakaat dan shalat witir 3 rakaat.

Meskipun saat ini di daerah-daerah Indonesia masih pandemi COVID-19 namun pelaksanaan shalat tarawih di masjid Nurul Ikhlas seperti biasanya tanpa ada protokol kesehatan.

Tetapi masyarakat pasti sudah paham akan beberapa protokol kesehatan seperti mencuci tangan sehabis atau selepas keluar dari rumah dan menjaga kebersihan diri sendiri untuk melindungi keluarga tercinta.

 Di gampong ini, banyak masyarakat yang datang ke masjid dengan berjalan kaki bersama tetangga yang lainnya begitupun dengan anak anak bergerombolon datang ke masjid bersama teman teman nya untuk melaksanakan shalat tarawih ini.

Di dalam masjid biasanya ibu ibu akan bersalaman ketika bertemu sebagai bentuk silahturahmi. Di masjid ini walaupun tidak terlalu besar tetapi selalu ada masyarakat yang datang untuk melaksanakan ibadah shalat tarawih.

Selepas shalat tarawih di masjid Nurul Ikhlas biasanya ada tradisi jaburan, jaburan ini selalu di bawa oleh masyarakat pada saat pergi tarawih ke masjid, dan jaburan ini akan di makan bersama oleh orang orang yang melakukan tadarus di masjid setelah melaksanakan shalat tarawih.

Biasanya jaburan ini sudah di bagi jadwal dan kelompok nya. Masyarakat akan membawa jaburan sesuai dengan jadwal yang sudah di tentukan oleh BKM masjid.

Menurut saya, ibadah shalat tarawih ini paling enak dan khidmat jika dilakukan bersama sama mengikuti iman di masjid karena bisa bertemu dengan kerabat sebagai bentuk silahturahmi, bisa mendengarkan tausiyah, suasana nya pasti berbeda kalau di bulan ramadhan ini.

Apalagi di malam hari biasanya banyak orang malakukan aktivitas yang lain, kini di bulan ramadhan banyak masyarakat melakukan ibadah di masjid.

UPDATE CORONA