Dugaan Kejari Peras Pejabat di Aceh : JARI Laporkan Oknum Kajari ke Kejati Aceh

oleh -316.489 views
JARI
Foto : Ketua JARI, Safaruddin, SH

IDUL FITRI

Banda Aceh I Realitas – Jaringan Advokasi Rakyat Indonesia (JARI) membuat pengaduan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh terhadap oknum Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di salah satu kota di Provinsi Aceh yang diduga melakukan pemerasan kepada pejabat pemerintahan Kota setempat.

Ketua JARI, Safaruddin, SH mengantar sendiri aduan tersebut kekantor Kejati Aceh.

REALITAS TV

Setiba di Kantor Kejati Aceh, Kamis sore (15/4/2021), sekira pukul 15.00 WIB, Safaruddin yang didampingi anggota JARI, Yudhistira Maulana langsung menjumpai petugas piket.

Karena aduan tersebut bersifat rahasia, lalu petugas piket mengarahkan Safaruddin menyerahkan langsung ke Kepala Sub Bagian Persuratan.

Sayangnya, kata Safaruddin, ruang yang dituju sudah terkunci dan pegawainya sudah pulang.

Menurut petugas piket, ada perubahan jadwal kerja pegawai Kejati Aceh selama bulan Ramadhan, dimana jam pulang kerja semua pegawai dipercepat dari biasanya.

Sedangkan Safaruddin,SH datang sekitar pukul 15.00 WIB.

Karena tidak ada petugas di ruang Bagian Persuratan, akhirnya surat aduan terhadap oknum Kajari itu diserahkan kepada staf Kepala Bagian tata Usaha Kejati Aceh, Iqbal untuk diteruskan kepada pimpinannya.

Ketua JARI, Safaruddin mengatakan pihaknya melaporkan salah satu oknum Kajari di Aceh diduga telah melakukan pemerasan terhadap pejabat-pejabat pemerintah kota yang tidak disebutkan daerahnya.

Sifatnya rahasia karena masih laporan dugaan maka surat laporan itu diterima.

Kita laporkan ini ke Kajati supaya Kejati menindaklajuti dengan serius laporan ini karena sudah sangat meresahkan, baik di kalangan jajaran pemerintah setempat maupun di kalangan masyarakat sudah menjadi buah bibir, ujar Safaruddin.

Safaruddin yang juga menjabat Ketua YARA Aceh berharap pengaduannya bisa segera ditindaklanjuti karena ini menyangkut dengan kredibilitas dan integritas penegak hukum, khususnya di instansi kejaksaan di Aceh.

Kita harap laporan ini menjadi atensi khusus bagi Kajati untuk menegakan hukum sekaligus menegakan disiplin internal di kejaksaan, supaya aparat kejaksaan profesional dan memiliki integritass dalam melakukan penegakan hukum, tutup Safaruddin. (*)

Sumber : Si

BACA JUGA :   Dirlantas Polda Aceh Bagi 50 Paket Sembako Untuk Supir Angkutan Umum di Terminal Batoh
UPDATE CORONA