Kas Minus, Pelaksanaan Pra RAT Dan RAT Primkop TKBM Pelabuhan Belawan Dinilai Mubajir

oleh -88.489 views
TKBM

IDUL FITRI

Belawan I Realitas – Puluhan buruh Primer Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Belawan sektor I menilai kegiatan rapat anggaan tahunan (RAT) pemborosan dan tidak transparan dalam penggunaan anggaran, Senin (29/03/2021).

Hal ini berdasarkan saat acara pra RAT Primkop TKBM Upaya Karya Pelabuhan Belawan Tahun Buku 2019-2020 di Base Camp SPTI Sumut, Jalan Tangguk Bahagia, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan pada tanggal 25-26 Maret 2021.

REALITAS TV

Kepala Regu Kerja (KRK) Sektor I, Togu Urbanus Silaen ketika dikonfirmasi awak Media menjelaskan, bahwa dalam rapat tersebut pada Tahun Buku 2019-2020 di Bab II kegiatan pengurus di tahun 2019 pada poin no 7 terdapat catatan banyak melakukan rapat-rapat termasuk rapat pengurus sebanyak 82 kali, sementara dalam setahun hanya terdapat 52 Minggu.

“Kita menyimpulkan bahwa rapat dalam seminggu dapat dilakukan lebih dari 2 kali dan setiap mengadakan rapat membutuhkan anggaran, sementara dalam laporan keuangan menunjukkan kas per 31 Desember 2019 sampai 31 desember 2020 minus,” jelas KRK 138 Sektor I, Togu Urbanus Silaen pada Jumat (26/3).

Saldo di Bank dalam kondisi minus hingga mencapai ratusan juta lebih, kegiatan rapat-rapat terus dilakukan dan terkesan mubajir.

“Apa sebenarnya yang dirumuskan dalam rapat-rapat yang begitu banyaknya sementara hasil akhir saldo kas yang dilaporkan adalah minus hingga ratusan juta rupiah”, Lanjutnya.

Dalam hal untuk pembayaran kapal Roro bermuatan mobil yang merupakan janji pengurus sejak 2 tahun lalu tapi sampai saat ini belum juga terealisasi dan menemukan titik terang.

“Kita bukan mengintervensi dan mengajari pengurus, ada 2 orang pengurus perwakilan dari sektor l yang kami lihat tutup mata seakan tidak perduli dengan nasib para buruh di sektor l”, Tegasnya.

“Jangan sampai kami di sini melakukan mosi tidak percaya dengan pengurus perwakilan sektor I tapi tolong ditinjau ulang dan dipertimbangkan kembali keberadaan posisi pengurus yang mewakili sektor l ” Tutupnya. (Lita)

UPDATE CORONA