Imam Desa di Aceh Tamiang Diamankan Warga, Usai Berduaan Bersama Janda Dalam Mobil

oleh -149.489 views
Foto ; lustrasi

IDUL FITRI

Aceh Tamiang I Realitas – Seorang oknum Imam Desa Tangsi Lama, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang, diamankan oleh warga setelah ketahuan berduaan dengan seorang janda di dalam mobil, oknum imam desa berinisial IL (33).

Dilansir dari Lintas Atjeh, Kapolres Aceh Tamiang AKBP Ari Lasta Irawan, S.I.K, melalui Kasubbag Humas Iptu Untung Sumaryo, Jum’at (5/2/2021) mengatakan, oknum imam desa bersama janda itu dinikahkan setelah dilakukan musyawarah oleh perangkat desa dan warga, Kamis (04/02/2021) kemarin.

REALITAS TV

Menurut keterangan salah seorang saksi, kata Iptu Untung, pada Rabu 3 Februari 2021 sekira pukul 21.00 WIB, dia melihat ada seorang wanita duduk di sebuah toko foto copy dekat sebuah masjid di Kampung Tangsi Lama. ujar salah seorang warga.

BACA JUGA :   Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta-Bogor-Bandung

Tidak lama kemudian, wanita tersebut masuk ke dalam pekarangan masjid untuk menemui IL yang sudah terlebih dahulu menunggu di dalam mobil sedan. Tiba disana wanita tersebut langsung masuk ke mobil.

Karena curiga, kata Iptu Untung, saksi kemudian memberitahukan kepada warga lainnya, kemudian sejumlah warga mendekati mobil milik oknum imam tersebut.

BACA JUGA :   Menag Berencana Terbang Ke Arab Saudi Bahas Penyelenggaraan Haji 2022

Ketahuan ada warga yang datang, lanjut Iptu Untung, kemudian oknum imam itu langsung melajukan mobilnya menuju ke sebuah balai pengajian yang dipimpinnya.

Wargapun semakin curiga kemudian mereka mengikuti mobil tersebut dan saat tiba di balai pengajian tersebut warga meminta agar pasangan non muhrim itu turun.

Setelah turun, pasangan non muhrim itu dibawa ke rumah Datok Penghulu (Kepala desa) Tangsi Lama, Oleh Datok diberitahukan ke Polsek Seruway.

BACA JUGA :   Polda Metro Jaya Atisipasi Lonjakan 400 Persen Kasus Covid-19

Belakangan diketahui perempuan tersebut merupakan seorang janda empat anak.

Janda tersebut berinisial LI (39) juga warga Desa Tangsi Lama.

Sementara IL, selain imam desa juga merupakan seorang pimpinan balai pengajian dan berstatus memiliki istri serta empat orang anak juga.

“Keduanya akhirnya dinikahkan dengan mas kawin uang tunai sebesar Rp. 200 ribu.

Sanksi adatnya IL diberhentikan dari imam dan tidak diperbolehkan tinggal di desa itu lagi,” ujar Iptu Untung. (*)

UPDATE CORONA

Tentang Penulis: Editor Rahmad Wahyudi

Gambar Gravatar
Rahmad Wahyudi Adalah Wartawan di Media Realitas