Mantan Sekretaris MA Melakukan Kekerasan Terhadap Petugas Rutan KPK

oleh -76.489 views
Foto Dok: Media Realitas/Mantan Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi.

IDUL FITRI

Jakarta I Realitas – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan kronologi detil terkait pemukulan yang dilakukan eks Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi kepada salah satu petugas rumah tahanan (rutan).

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, kejadian bermula saat petugas rutan KPK melakukan sosialisasi kepada para tahanan di Rutan KPK Kavling C1. Sosialisasi mengenai perbaikan kamar mandi.

“Perihal rencana evaluasi dengan merenovasi salah satu kamar mandi yang didalamnya terdapat jalur ventilasi saluran udara gedung, karena akan berpotensi membahayakan kesehatan dan keamanan penghuni rutan,” kata Ali dalam keterangannya, Sabtu (30/1/2021).

Akibat dari rencana perbaikan kamar mandi ini, Ali mengatakan, diperlukan penutupan sementara waktu. Akan tetapi, Nurhadi merasa keberatan dengan rencana renovasi tersebut. Sampai akhirnya ia membentak si petugas rutan.

BACA JUGA :   Prediksi Pertandingan Liga Eropa: Rangers vs Royal Antwerp

“Ketika rencana tersebut disampaikan kepada para penghuni sel, tahanan atas nama NHD (Nurhadi) menyampaikan keberatan lebih dulu dengan intonasi suara keras,” kata Ali.

BACA JUGA :   Aktivis Papua Minta Masyarakat Terlibat Dalam Pengelolaan Otsus Jilid II

Setelahnya, kericuhan tak terbendung. Hingga akhirnya Nurhadi memukul petugas rutan KPK tersebut. “Sehingga timbul kericuhan yang berujung timbulnya dugaan tindakan kekerasan fisik oleh yang bersangkutan kepada salah satu petugas rutan,” kata Ali.

Diwartakan sebelumnya, terdakwa kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait perkara di MA, Nurhadi, kedapatan memukul salah satu petugas rutan KPK.

BACA JUGA :   Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Launcing Aplikasi Dumas Presisi

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (28/1/2021) pukul 16.30 WIB. Petugas dipukul Nurhadi di Rutan Ground A C1 KPK.

“Benar diduga telah terjadi tindakan kekerasan fisik yang dilakukan oleh tahanan KPK atas nama NHD (Nurhadi) kepada salah satu petugas rutan KPK,” kata Ali melalui keterangannya, Jumat (29/1/2021).

Pihak rutan KPK sendiri akan melakukan tindakan pemeriksaan sesuai mekanisme yang berlaku terhadap Nurhadi. (*)

Sumber:(Trb)

UPDATE CORONA