4 Mahasiswa Ditangkap Polisi Dinilai Lecehkan Ka’bah Dengan Simbol LGBT

oleh -80.489 views
Bendera pelangi simbol LGBT (ilustrasi)

IDUL FITRI

ISTANBUL I REALITAS – Empat mahasiswa di Turki ditangkap karena dinilai melecehkan Ka’bah dengan simbol kaum lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT). Para tersangka tercatat sebagai mahasiswa di Universitas Bogazici, Istanbul.

BBC melaporkan, keempat mahasiswa itu ditangkap karena menampilkan sebuah “karya seni” yang menggambarkan simbol pelangi LGBT di samping gambar Ka’bah, situs paling suci dalam Agama Islam.

Kantor Gubernur Istanbul menyatakan, aksi mahasiswa itu adalah serangan buruk yang menista keyakinan agama.

BACA JUGA :   Kedubes AS di Baghdad Jadi Sasaran Tembakan Roket

Menteri Dalam Negeri Turki, Suleyman Soylu, dalam cuitannya di Twitter menyebut para mahasiswa itu sebagai para pelaku penyimpangan.

“Empat orang LGBT menyimpang yang melakukan penghinaan terhadap Ka’bah al-Muazhzhamah (Ka’bah yang Diagungkan) telah ditahan di Universitas Bogazici!” ungkap sang menteri lewat tweet-nya, Sabtu (30/1/2021).

Penyelenggaraan Istanbul Pride (pawai atau parade besar tahunan kaum LGBT di Kota Istanbul) dilarang selama lima tahun berturut-turut sejak 2015. Sementara, wabah Covid-19 benar-benar mencegah upaya dalam bentuk apa pun untuk mengadakan acara itu pada 2020.

BACA JUGA :   Sidak Gabungan, Polda Jambi: Tujuh Anggota Polisi Positif Narkoba

“Karya seni” yang menjadi alasan penangkapan empat mahasiswa itu dilaporkan menggambarkan simbol pelangi LGBT di samping Ka’bah.

Ada pula gambar Shahmaran—makhluk mitos Timur Tengah yang populer dengan rupa setengah wanita dan setengah ular.

Penasihat Utama Presiden Recep Tayyip Erdogan, Ibrahim Kalin mengatakan, penggambaran semacam itu tidak layak dipertahankan, baik dalam konteks kebebasan berekspresi maupun hak untuk menyampaikan aspirasi. “Tindakan tersebut akan menerima ganjaran yang pantas dijatuhkan di hadapan hukum,” ujarnya.

BACA JUGA :   Koramil Bengkayang Laksanakan PPKM Skala Mikro Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah

Gambar nyeleneh itu muncul di tengah aksi protes mahasiswa terkait penunjukan Profesor Melih Bulu sebagai rektor Universitas Bogazici.

Para demonstran menuding profesor itu memiliki hubungan dekat dengan Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) pendukung Erdogan. (*)

Sumber : iNews

UPDATE CORONA