M Kasem Otak Penyelundup 45 Kg Sabu Divonis Mati, 3 Terdakwa Lainya Dihukum Seumur Hidup 1 Orang 20 Tahun

oleh -208.489 views
Kajari Aceh Timur, Abun Hasbulloh Syambas, SH, MH

IDUL FITRI

Aceh Timur I Realitas – M Kasem Otak Penyelundup 45 Kg Sabu Divonis Mati, 3 Terdakwa Lainya Dihukum Seumur Hidup 1 Orang 20 Tahun.

Pengadilan Negeri (PN) Idi, Aceh Timur Provinsi Aceh,  menjatuhkan vonis mati terhadap M Kasem, otak pelaku penyeludupan 45 kilogram (Kg) sabu-sabu dari Malaysia ke Aceh Timur.

Vonis mati itu dijatuhkan dalam sidang pembacaan putusan yang digelar secara virtual di PN Idi, Aceh Timur  Kamis (3/12/2020).

Sedangkan tiga terdakwa lainnya dalam kasus yang sama dijatuhi hukuman pidana penjara seumur hidup. Ketiganya adalah, Basri, Teja dan  Aji.

BACA JUGA :   Kepedulian Koptu Catur Terhadap Warga Yang Positif Covid 19

Sementara seorang terdakwa  Junaidi divonis pidana penjara 20 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar Subsider 6 bulan penjara.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Aceh Timur, Abun Hasbulloh Syambas, SH, MH, kepada Wartawan menyebutkan, empat terdakwa kasus narkotika itu divonis sesuai dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Hanya terdakwa Junaidi yang tidak sesuai. Kita tuntut pidana penjara seumur hidup tapi divonis 20 tahun penjara,” jelas Kajari.

“Karena itu, sikap kami pikir-pikir dan akan berkoordinasi dengan pimpinan terima atau tidak putusan tersebut, ungkap Abun Hasbulloh.

BACA JUGA :   Ditlantas Dan Bidpropam Polda Aceh Memeriksa Kelengkapan Surat-surat Ranmor Anggota Polda Aceh

Sidang pembacaan putusan terhadap kelima terdakwa kasus narkotika itu dipimpin Hakim Ketua, Irwandi, SH, dengan dibantu dua Hakim Anggota yakni, Tri Purnama, SH dan Ike Ari Kesuma, SH.

Sedangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Aceh Timur adalah, Fajar Adi Putra, SH dan Cherry Aridha, SH.

Seperti diberitakan sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Idi menuntut mati M Kasem, otak pelaku penyelundupan 45 Kg sabu-sabu dari Malaysia ke Aceh Timur.

Tuntutan hukuman mati itu dibacakan JPU dalam sidang penuntutan yang berlangsung secara virtual di PN Idi, Aceh Timur pada Kamis (5/11/2020) lalu.

BACA JUGA :   Bupati Launching Program Desa Vokasi BEM UNRI di Pulau Sarak

Sedangkan, empat terdakwa lainnya dalam kasus yang sama, yakni Basri, Aji, Teja, dan Junaidi, masing-masing dituntut dengan pidana penjara seumur hidup.

Para terdakwa disangkakan melanggar pasal dengan dakwaan primair Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Dari lima terdakwa yang divonis, hanya satu yang tak sesuai tuntutan. Karena itu, kita masih pikir-pikir untuk sikap selanjutnya, tutup Kajari Aceh Timur. (*)