Karena Berusaha Rebut Senjata Polisi Kurir Narkoba Jaringan Malaysia – Medan, 30 Kg Sabu Disita, Ditembak Mati

oleh -159.489 views

IDUL FITRI

Medan I Realitas – Karena Berusaha Rebut Senjata Polisi Kurir Narkoba Jaringan Malaysia – Medan, 30 Kg Sabu Disita, Ditembak Mati.

Seorang kurir peredaran Narkoba jaringan Malaysia – Aceh – Medan ditembak mati personel Unit III Satres Narkoba Polrestabes Medan dari Jalan Medan – Binjai, Desa Sei Semayam, Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Selasa (01/12/2020).

Tersangka berinisial AR (25) warga Jalan Banten, Kecamatan Seberang Ulu II, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tersebut terpaksa ditembak mati, karena melakukan perlawanan dengan cara merampas Senjata api (Senpi) milik petugas.

Dari tangan tersangka jaringan Narkoba internasional ini, petugas juga turut menyita dua koper berisikan 30 Kg sabu-sabu yang dikemas ke dalam bungkusan teh China, 7 buah KTP palsu, 2 unit handphone dan uang tunai sebesar Rp 10,5 juta sebagai barang buktinya.

Tersangka ini awalnya kita tangkap dari Hotel Inna Darma Deli di Jalan Balai Kota, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Provinsi Sumut, Selasa malam (1/12/2020)

BACA JUGA :   Pemkab Bogor Lanjutkan Program Boling Tahun 2021 Secara Daring

Begitu digeledah kita temukan 30 Kg sabu-sabu, ujar Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin didampingi, Waka Polda Sumut, Brigjen Pol Dadang Hartanto, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko, Wakasat Narkoba, Kompol Doly Nelson Nainggolan dan Kanit Idik III, Iptu Irwanta Sembiring serta Panit, Iptu Sahril Sebayang saat press rilis di RS Bhayangkara Brimob Polda Sumut, Rabu siang (2/12/2020).

Orang nomor satu di Mapolda Sumut ini menerangkan kalau kasus jaringan Narkoba ini terungkap, berawal dari hasil pengembangan 3 tersangka yang diamankan pada, 17 November 2020 lalu.

Dari 3 tersangka yang kita amankan pada 17 November 2020 tersebut Tim Sat Narkoba Polrestabes Medan melakukan penyelidikan,” jelas Martuani Sormin.

Dari hasil penyelidikan itu, Selasa (1/12/2020), tim yang dipimpin Kanit III, Iptu Irwanta Sembiring berhasil melacak keberadaan tersangka, AR (25) di Hotel Inna Darma Deli Jalan Balai Kota, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Provinsi Sumut.

BACA JUGA :   Gempa M 8,1 Picu Alarm Tsunami di Kawasan Pasifik

Begitu melihat gerak-gerik tersangka yang mencurigakan, maka petugas pun langsung meringkus dan menggeledah dua koper milik tersangka yang ternyata berisikan 30 bungkus sabu seberat 30 Kg.

Saat diinterogasi, tersangka AR ini mengaku kalau barang haram tersebut diambilnya dari seseorang di depan Gedung Capital Building yang lokasinya tak jauh dari Hotel Inna Darma Deli tersebut.

“Rencananya kata tersangka, sabu itu mau dikirim kepada seseorang yang biasa dipanggil Black yang kini buron di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumut), “ujarnya.

Tim lalu mengajak tersangka untuk melakukan pengejaran ke Jalan Medan-Binjai. Namun dalam perjalanan tersebut tersangka melawan dengan cara merampas Senpi milik petugas.

Tak mau ambil risiko, petugas pun langsung mengambil tindakan tegas, keras dan terukur. Kemudian petugas memboyong tersangka ke RS Bhayangkara Medan. Namun sampai di RS Bhayangkara Medan tersangka sudah dinyatakan telah meninggal dunia.

BACA JUGA :   Operasi Lodaya 2021, Polda Jabar Berhasil Tangkap 249 Tersangka Kasus Curanmor

“Tersangka AR ini merupakan kurir Narkoba jaringan internasional. Sedangkan barang bukti sabu ini milik seseorang yang identitasnya sudah kita kantongi dari hasil tracking ponsel tersangka AR, “ungkap Irjen Pol Martuani Sormin.

Modus penyelundupan sabu ini tergolong baru bilang Kapolda lagi, di mana tersangka, AR datang dari Palembang dengan menggunakan pesawat. Sampai di Kota Medan, Provinsi Sumut tersangka AR ini lalu datang menjemput sabu-sabu tersebut di depan Gedung Capital Building untuk diedarkan ke Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Dengan terungkapnya kasus peredaran Narkoba sebanyak 30 Kg tersebut, setidaknya 300 ribu orang berhasil diselamatkan dari bahaya Narkoba, “papar Kapolda Sumut.
(*).

UPDATE CORONA