Hujan Deras Banjir Dan Longsor Lima Kabupaten di Aceh, Ribuan Warga Mengungsi

oleh -101.489 views
Petugas gabungan di Aceh mengevakuasi warga dari lokasi banjir. Foto: BPBA

IDUL FITRI

Banda Aceh I Realitas – Bencana banjir dan tanah longsor melanda lima kabupaten di Aceh akibat sungai meluap menyusul hujan deras, Sabtu (5/12/2020). Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) mencatat ribuan warga mengungsi, serta sejumlah rumah dan fasilitas umum rusak.

Berdasarkan laporan BPBA, lima kabupaten yang diterjang banjir dan tanah longsor yaitu Aceh Timur, Aceh Utara, Subulussalam, Simeulue, dan Bener Meriah. Luapan banjir paling parah adalah di Aceh Timur yang merata di 15 kecamatan. “Banjir di Aceh Timur akibat hujan deras sejak Kamis malam,” kata Sunawardi, Kepala BPBA, Sabtu (5/12/2020).

Sunawardi menyebut dampak banjir di Aceh Timur menyebabkan tiga jembatan rusak parah, yaitu dua unit di Kecamatan Peudawa dan satu unit di Kecamatan Peureulak. Sementara jumlah pengungsi sudah mencapai 2014 jiwa dari 501 kepala keluarga. “Debit air saat ini masih meningkat,” sebutnya.

BACA JUGA :   Kapolda Sumut Berika Penghargaan Peringkat Kedua IKPA TA 2020 Kepada Polres Simalungun

Di Aceh Utara, banjir luapan menggenangi 15 desa di 6 kecamatan. Sunawardi menyebutkan debit air tiga sungai besar yang meluap di sana makin meningkat. Hal itu menurutnya akan berdampak terhadap kemungkinan banjir meluas.

Sementara di Kota Subulussalam banjir luapan menggenangi sejumlah rumah warga di 3 desa dalam Kecamatan Sultan Daulat. Aparat mengevakuasi warga yang terdampak menggunakan perahu fiber. “Sampai saat ini air belum surut,” ujar Sunawardi.

Sedangkan banjir dan tanah longsor melanda 2 kecamatan di Kabupaten Simeulue. Banjir luapan terjadi di Kecamatan Simeulue Timur dan tanah longsor di Kecamatan Teluk Dalam. “6 rumah rusak berat akibat longsor,” kata Sunawardi.

BACA JUGA :   Fasilitasi Hidup Dengan Bebas Riba Sesuai Qanun LKS No.11 Tahun 2018 Lembaga Keuangan Syariah No.11 Tahun 2018 ¬†di Provinsi Aceh

Tak hanya Simeulue, tanah longsor juga terjadi di Bener Meriah yang menimpa badan jalan.

Sampai saat ini material longsor di Desa Blang Panu, Kecamatan Syiah Utama, itu belum dibersihkan. (*)

Sumber ; Kumparan