Terjadi Dugaan Pelanggaran Pada Pemilihan di Kota Bandar Lampung, ini Kata Kordiv Penanganan Pelangaran

oleh -104.489 views

IDUL FITRI

Bandar Lampung I Realitas – Terjadi Dugaan pelanggaran pada pemilihan di kota Bandar Lampung, ini kata Kordiv Penanganan Pelangaran.

Bawaslu Kota Bandar Lampung Selama 3 minggu pelaksanaan kampanye (26 September – 16 Oktober 2020), 4 kasus dugaan Pelanggaran Pemilihan telah di proses oleh Bawaslu Kota Bandar Lampung yang terdiri dari 3 temuan dan 1 laporan.

Kordiv Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kota Bandar Lampung, Yahnu Wiguno Sanyoto menjelaskan 3 temuan tersebut merupakan dugaan Pelanggaran Pidana dan Administrasi Pemilihan yaitu membagikan barang yang tidak termasuk dalam kategori bahan kampanye, selain itu terdapat laporan dari masyarakat dengan dugaan Pelanggaran Pidana Pemilihan yang melibatkan oknum RT di Kota Bandar Lampung.

UPDATE CORONA

“4 temuan dan laporan tersebut semuanya merupakan dugaan Pelanggaran Pidana Pemilihan dan mengandung dugaan Pelanggaran Administrasi, sehingga dugaan pidana tersebut ditangani oleh Sentra Gakkumdu Kota Bandar Lampung dan menghasilkan kesimpulan dihentikan karena tidak memenuhi unsur-unsur pasal yang disangkakan, namun untuk temuan terkait barang yang dibagikan bukan bahan kampanye direkomendasikan ke KPU Kota Bandar Lampung sebagai pelanggaran administrasi Pemilihan”, jelas Yahnu.

BACA JUGA..  Polisi Berhasil Mengungkap Kasus Narkotika Jenis Sabu Seberat 3 Kg di Kota Medan

Yahnu menambahkan, Bawaslu Kota Bandar Lampung dan Panwaslu Kecamatan di minggu ke-3 kampanye ini juga sudah mengeluarkan 6 peringatan tertulis terkait pelanggaran Protokol Covid-19 yang dilakukan oleh Pasangan  Calon (Paslon) ataupun Tim Kampanye Paslon saat melakukan Kampanye.

BACA JUGA..  Rp 890 Miliar Kenaikan Dana BOS Madrasah dan Pesantren Segera Cair

“6 surat peringatan tertulis sudah kami tujukan langsung ke pasangan calon terkait pelanggaran protokol Covid-19 diantaranya 3 kali untuk Paslon No Urut 1 (Rycko-Johan), 2 kali untuk Paslon No  Urut 2 (Yusuf-Tulus) dan 1 kali untuk Paslon No Urut 3 (Eva-Dedy)”, tambah Yahnu.

BACA JUGA..  Libur Panjang Akhir Oktober, Presiden : Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19

KPU Kota Bandar Lampung pun sudah mengirimkan tindak lanjut dari pelanggaran administrasi pemilihan yaitu peringatan tertulis kepada Paslon yang melanggar untuk menarik kembali bahan kampanye yang telah disebarkan dan menyerahkan bukti penarikan kepada KPU Kota Bandar Lampung. (Wildan Hanafiah)