Ketua LPAP RI Abu Alek Laporkan Persekongkolan Proyek Ke KPPU

oleh -161.489 views
Rapat Koordinasi dan Klarifikasi diruang rapat Kantor Wilayah I Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Medan dipimpin oleh Kepala KPPU Ramli Simanjutak bersama tim Ormas LPAP RI (17/09/2020).

IDUL FITRI

Medan I Realitas – Ketua LPAP RI Abu Alek Laporkan Persekongkolan Proyek ke KPPU.

Ketua DPD Lembaga Pengawasan dan Advokasi Publik Republik Indonesia-LPAP RI M. Ali Abusyah yang akrab disapa Abu Alek melaporkan sejumlah proyek pengadaan barang dan jasa Sumber dana Kabupaten/kota Provinsi Aceh ke Kepala Kantor Wilayah I Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) di Medan.

Untuk kerjasama penindakan hukum terhadap persekongkolan Pengadaan barang dan jasa pada tubuh Pemerintah di Aceh, Ketua Kantor Wilayah I KPPU Medan, Ramli Simanjuntak mengundang Ketua DPD LPAP RI Aceh M.Ali Abusyah untuk kerjasama, Kamis (17/09/2020).

“Dugaan Persekongkolan disektor Pengadaan barang dan jasa untuk memenangkan kontraktor tertentu di Organasi Perangkat Daerah Pengadaan Barang dan Jasa sudah ditingkat darurat korupsi.

Ketua LPAP RI M. Ali Abusyah (Abu Alek).

Pemenangan tender dan penunjukkan pemenang proyek yang menggunakan uang negara sudah ditentukan pemenang tendernya sebelum proyek dilelang, diduga pihak yang terlibat adalah Para Kepala Daerah.

Dinas Terkait, Pejabat Pengadaan barang dan jasa serta pelaku usaha yaitu rekanan, kejahatan korupsi luar biasa ini, harus dilawan dengan cara yang luar biasa” papar Ketua DPD LPAP- RI M.Ali Abusyah.

Memenuhi Surat undangan Kepala Wilayah I KPPU Medan Ramli Simanjuntak, menyampaikan pemaparan kepada Ketua DPD Ormas LPAP RI M.Ali Abusyah, untuk melakukan kerjasama dan klarifikasi terhadap Pengawasan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha tidak sehat.

” Alhamdulillah kerjasama antara kami dengan KPPU Medan Untuk pengawasan terhadap dugaan persekongkolan tender pengadaan barang dan jasa di Aceh sudah terjalin dengan baik, kami berharap para Instansi terkait Pengadaan barang dan jasa dapat bersikap koperatif.

Untuk memberantas maksiat korupsi, kolusi dan nipotiame persekongkolan yang dilarang keras oleh syariat Agama dan UU negara.

M.Ali Abusyah tokoh masyarakat Aceh anti persekongkolan pemenangan tender Pengadaan Barang dan Jasa mengharapkan khususnya kepada Plt Gubernur Aceh dan unumnya kepada seluruh Bupati dan Walikota di Aceh.

Untuk patuh kepada ajaran Syariat Islam dan tidak terlibat perbuatan haram laknatullah riba persekongkolan pemenangan tender. (H A Muthallib)