Dibacok Korban, Perampok di Jambi Ditangkap Polisi saat Berobat ke Rumah Sakit

oleh -79.489 views

IDUL FITRI

JAMBI I Realitas Dibacok Korban, Perampok di Jambi Ditangkap Polisi saat Berobat ke Rumah Sakit.

Tim Petir Polres Tanjung Jabung Barat, Jambi menangkap enam dari tujuh kawanan perampok bersenjata api. Enam pelaku ditangkap di empat lokasi yang berbeda.

Kapolres Tanjung Jabung Barat Jambi, AKBP Guntur Saputro mengatakan, para pelaku ditangkap setelah polisi mendapat laporan dari korban perampokan bernama Ibrahim. Uniknya, warga Kecamatan Kuala Betara, Tanjung Jabung Barat, Jambi ini berhasil membela diri dengan membacok salah satu korban.

“Kawanan perampok ini tertangkap setelah polisi meringkus salah satu pelaku yang saat itu berobat kerumah sakit karena saat kejadian, korban melakukan perlawanan dan membacok dua orang pelaku dengan senjata tajam,” kata Guntur, Sabtu (12/9/2020).

Guntur menambahkan, aksi perampokan ini terjadi pada Jumat (11/9/2020). Saat itu, para pelaku merampok di rumah korban Ibrahim. Tak terima menjadi korban perampokan, korban pun melawan dan membacok salah satu pelaku hingga terluka.

Senjata api yang digunakan perampok saat beraksi (Jumalis Ali/iNews)
Senjata api yang digunakan perampok saat beraksi (Jumalis Ali/iNews)

“Ketika kami mendapat laporan dari korban jika dua kawanan pelaku ada yang terluka akibat kena bacok dengan senjata tajam, langsung menelusuri rumah sakit dan saat itu itu pelaku yang tengah berobat,” kata dia.

Guntur melanjutkan, usai menangkap pelaku yang sedang berobat, polisi langsung melakukan pengembangan dan menciduk lima pelaku lainnya.

“Kurang dari empat jam, enam dari tujuh pelaku kami amankan,” kata dia.

Lebih lanjut Guntur mengatakan, korban Ibrahim selamat namun mengalami luka akibat mencoba melawan para pelaku.

“Korban, istri dan anaknya terluka karena berupaya melawan,” kata dia.

Sementara salah satu pelaku mengakui aksi perampokan yang dilakukan telah mereka rencanakan sejak beberapa hari lal. Dia datang ke lokasi bersama gerobolannya dengan mengguanakan perahu pompong.

Selain menangkap enam pelaku, polisi menyita barang bukti berupa senjata api rakitan yang digunakan pelaku untuk merampok/ senjata tajam, satu unit ponsel dan uang tunai Rp1 juta milik korban.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan dengan ancaman di atas lima tahun penjara.

“Selain melakukan pemeriksaan terhadap pelaku, kami masih memburu satu pelaku yang belum tertangkap,” kata Guntur.(Dtc/Red)