Serdang Bedagai I Realitas – Penerapan teknologi menjadi keniscayaan terutama dalam pendidikan. Khusus hal ini SMP Negeri 4 Tanjung Beringin Kabutaen.
Serdang Bedagai telah menerapkan sistem pembelajaran Daring (Dalam Jaringan) atau belajar secara online, hal ini disampaikan kepala sekolah SMP Negeri 4 Tanjung Beringin H. Alfi Syahri R. Siregar, SE, S.Sos., S.Pdi., M.Si. Selasa 21/07/2020.
Alfi Syahri mengucapkan terimakasih kepada pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai karena sejak berdirinya SMP ini tahun 1999 mungkin baru Bupati Ir. H. Soekirman yang berkunjung dan sekaligus meresmikan belajar sistem Daring.
Bupati Ir. H. Soekirman bangga dengan SMP Negeri 4 Tanjung Beringin berinovasi sejak dipimpin kepala sekolah Alfi yang baru bertugas di SMP Negeri 4 Tanjung Beringin.
Sekolah ini juga mempunyai juga pondok wisata baca, pondok literasi yang bernuansa tepi pantai dengan rumah panggung.

” Siapa saja yang berminat untuk membaca dapat berkunjung khususnya di hari libur,” ujar Alfi.
Kebanggaan yang lain adalah kekompakan para guru dan murid, penyediaan fasilitas ibadah/ruang belajar baik siswa yang muslim dan kristen. Dibangunnya musholla “Beriman” yang diberi nama oleh Bupati Ir. H. Soekirman.
Sambutan Bupati Serdang Bedagai Ir Soekirman untuk meningkatkan taraf kualitas literasi di daerahnya peresmian Pondok Literasi dan Taman Edukasi di SMPN 4 Kecamatan Tanjung Beringin.
Bupati menyampaikan apresiasi dan kebanggaan kepada sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Sergai karena hari ini ia kembali menyaksikan inovasi di bidang literasi dengan didirikannya pondok literasi di alam terbuka. Juga secara spontan Ir. H. Soekirman menyampaikan.
” Saya akan menyumbangkan buku-buku juga buku karya tulisan saya,” ujarnya. Kemudian tokoh pendidikan juga dosen Fisipol USU Joshua Lumban Batu akan memberi sumbangan buku-buku untuk SMP Negeri 4 Tanjung Beringin.
Menurut kepala sekolah SMP Negeri 4 pelaksanaan sistem pembelajaran Daring punya kendala yaitu alat, gadget yang wajib dimiliki seperti hp dan laptop untuk murid.
Ini menjadi perhatian semua, ini terkait untuk orang tua siswa ikut memperhatikan proses belajar daring/online.
Orang tua siswa berperan di rumah maupun belajar pada kelompok belajar daring, untuk mengatasi kekurangan ini seperti siswa belum punya hp smartphone dan laptop, sekolah akan meminjamkan. Menurut Alfi dibuatnya belajar kelompok dengan melibatkan orang tua.
Harapan kepala sekolah SMP Negeri 4 kepada pemkab maupun Pemprovsu dibuatkan pagar sekolah karena lingkungan sekolah berada disekitar alam terbuka, kemudian bangunan gedung olah raga indoor. Semoga sekolah ini menjadi percontohan untuk kabupaten Serdang Bedagai ujar Alfi.
Sosialisasi pembelajaran sistem Daring dan peresmian pondok literasi, taman wisata baca, dan musholla baru dihadiri Kadis Pendidikan Drs. Joni Walker Manik M.M, Kadisporaparbud Sudarno, S.Sos, Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Tanjung Beringin Henci Siregar, Pengurus Dewan Pendidikan, Komite Sekolah, Orang Tua Siswa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, serta masyarakat sekitar. (J.Irwansyah Silitonga)


