Langsa I Realitas – Seluruh Anggota Tuha Peut Gampong (TPG) dan perangkat Gampong Matang Seulimeng, Kecamatan. Langsa Barat, menolak keberadaan dan penunjukan Pj Geuchik Matang Seulimeng yang baru dan mengancam akan mengembalikan stempel lembaga tersebut kepada Pemko Langsa.
Demikian pernyataan tertulis yang ditandatangani oleh seluruh Anggota TPG, Perangkat Gampong serta tokoh masyarakat pada rapat, Kamis (2/4) malam di Kantor Geuchik setempat.
Dalam surat tertanggal 2 April 2020 itu mengeluarkan pernyataan sikap yakni mereka menyatakan bahwa kami Tuha Peut, Kepala Dusun, Imum Chik, Imum Dusun, Kepala Urusan dan Kepala Seksi, Ketua Pemuda, TIM Penggerak PKK, serta tokoh masyarakat Gampong Matang Seulimeng menolak tentang penetapan pejabat Geuchik Gampong Matang Seulimeng.
Lanjut surat itu, dikarenakan pihak Pemerintah Kota Langsa dalam hal ini Pemko Langsa, dalam penunjukan Pejabat Geuchik, tidak menghargai dan tidak berkoordinasi dengan pihak kami, Tuha Peut dan Masyarakat di Gampong dan terlalu prematur dalam mengambil sikap pengangkatan Pejabat Geuchik Matang Seulimeng.
Kendati demikian, mengingat Almarhum Geuchik kami baru beberapa hari berpulang kerahmatullah. Dalam hal ini, apabila masih juga dilaksanakan penetapan tanpa koordinasi, maka kami tidak akan bekerjasama dengan pejabat tersebut dalam hal menjalankan roda Pemerintahan di Gampong Matang Matang Seulimeng,
“Apabila hal ini tidak diindahkan maka kami akan kembalikan Stempel, demikian Pernyataan sikap ini kami sampaikan,” isi pernyataan tersebut.
Ketua Tuha Peut Gampong, Yahya, menyesalkan hal ini bisa terjadi dimana suasana duka masih menyelimuti masyarakat, pihak Pemko Langsa terburu-buru menunjuk Pj Geuchik tanpa koordinasi terlebih dahulu.
“Intinya kami tetap akan menolak penunjukan Pj Geuchik Matang Seulimeng oleh pihak Pemko yang kami nilai mencederai hati para tokoh maupun perangkat Gampong,” tegas Yahya.
Perwakilan tokoh masyarakat maupun Tuha Peut Gampong akan mengantarkan surat pernyataan tersebut ke DPRK Langsa dan Walikota Langsa, Jumat (3/4/2020) hari ini. (Crp)


