Runtuhnya Kampung Narkoba ala Kolombia di Palangka Raya

oleh -569.759 views

Palangka Raya I Realitas – Tersebutlah kampung narkoba di tepian Sungai Kahayan yang tak seberapa jauh dari pusat Kota Palangka Raya. Namun lokasi transaksi narkoba itu kini tinggal nama saja.

Tak sembarangan. Kampung narkoba itu disebut layaknya markas bandar narkoba di Kolombia yang berada di Amerika Selatan. Akses masuk ke kampung itu berliku dengan berbagai penjagaan. Bahkan ada pula menara pemantau yang bisa dengan mudah mengawasi pergerakan siapapun yang ingin mencoba masuk ke dalam kampung itu.

“Memang kampung narkoba di sini seperti di Kolombia–yang ada pakai pos pantau, pakai tower, pakai pos 1, pos 2, pos 3,” ujar Kombes Dwi Tunggal Jaladri kepada wartawan, Minggu (26/4/2020).

Dwi yang menyandang tanda kepangkatan berupa 3 melati emas di bahunya itu merupakan Kapolres Palangka Raya. Dia sampai geleng-geleng kepala dengan keberanian para penghuni kampung narkoba itu.

“Tiap polisi masuk ke sana, kalau cuma 10 orang pasti dikeroyok sama bandar di sana,” ucap Dwi.

BACA JUGA :  Ketua DPRK Aceh Timur : Desak Regulasi serta Keterlibatan BPMA dan Kementerian ESDM

“Sekembalinya anggota kami (dari lokasi kampung narkoba) dikepung oleh penghuni kampung tersebut sebanyak 50 orang menggunakan parang,” kata Dwi.

Dwi lantas meminta bantuan dari Brimob dan Sabhara Polda Kalimantan Tengah (Kalteng). Lima orang yang mengepung anggotanya pun diringkus.

BACA JUGA :  Pengeboran Minyak Ilegal Marak di Aceh Timur LSM KANA: Siapa yang Melegalkan

“Sementara yang kita amankan ada 5 orang yang menghalangi. Dan pelaku ini sudah 5 kali ditangkap hingga kali ini, namun tanpa barang bukti padanya. Jadi memang tugasnya hanya memata-matai apabila ada orang dicurigai,” tambah Dwi.

Anggota kepolisian dengan persenjataan lengkap itu lantas merangsek lebih jauh ke kampung narkoba. Namun sayang para bandar narkoba di kampung itu sudah melarikan diri.(Dtc/Red)