Pemerintah Apresiasi KPU Tunda Tahapan Pilkada 2020 karena Corona

oleh -11.201 views

IDUL FITRI

JAKARTA I Realitas – Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menunda tahapan pemilikan kepala daerah (pilkada) 2020 yang akan digelar serentak di 270 wilayah di Indonesia. Penundaan itu terkait semakin merebaknya penyebaran wabah virus corona (covid-19) di Indonesia.

Juru Bicara Presiden Joko Widodo (Jokowi) Fadjroel Rachman mengatakan, Pemerintah memberikan apresiasi atas keputusan KPU yang menunda sejumlah tahapan Pilkada 2020. Keputusan tentang penundaan itu, tertuang dalam surat bernomor 179/PL.02-Kpt/01/KPU/111/2020 yang ditandatangani pada 21 Maret 2020.

“Langkah penundaan ini sebagai antisipasi penyebaran Covid-19 di Indonesia sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, agar semua daya upaya negara digunakan untuk menyelamatkan seluruh Rakyat Indonesia,” katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (28/3/2020).

Setidaknya ada empat tahapan Pilkada yang ditunda pelaksanaannya. Pertama, pelantikan panitia pemungutan suara (PPS) dan masa kerja PPS.

Kedua, verifikasi syarat dukungan calon kepala daerah perseorangan. Ketiga, pembentukan petugas pemutakhiran data pemilih dan yang terakhir adalah tahapan pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih.

Adapun penundaan tersebut tidak termasuk tahapan pemungutan dan penghitungan suara yang rencananya akan dilaksanakan pada 23 September 2020. Hal ini masih dalam tahap pembahasan mengikuti perkembangan penanganan Covid-19.

“Demokrasi dan Pilkada Langsung yang merupakan amanat Konstitusi UUD 1945 dan agenda Reformasi 1998 adalah prinsip utama Pilkada 2020, walaupun ada penundaan tahapan Pilkada, sama sekali tidak melanggar prinsip utama tersebut,” ujar Fadjroel.(IN/Red)