JAKARTA I Realitas – Warga Pengadegan, Jakarta Selatan ramai-ramai membersihkan sisa banjir, Minggu (5/1/2020). Selain dalam rumah mereka juga memberishkan jalan yang tertutup lumpur dan dipenuhi sampah.
Pantauan di lokasi, sampah menumpuk dari yang kecil hingga yang besar. Mulai dari kasur, bantal hingga plastik dan puing potongan kayu atau papan dari lemari milik warga yang rusak terbawa arus air.
Tarni (54), salah satu warga Pengadegan tampak sibuk membersihkan rumahnya yang dipenuhi lumpur. Saat banjir, kata dia ketinggian air mencapai plafon rumah.
“Dari kemarin (bersih-bersih) soalnya lumpur masih masuk ke dalam terus,” ujar Tarni, di lokasi.


Menurutnya, banyak barang-barang di dalam rumah terendam banjir. Bahkan, ada yang hanyut terbawa arus banjir. “Habis mas, ini tinggal bersihkan sisa-sisaan saja. Yang hanyut waktu itu kayak kasur, lemari, sofa, banyak lah,” ucapnya.
Proses membersihkan sisa banjir, warga dibantu sejumlah petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU). Dalam sehari sebanyak 20-30 truk PPSU yang hilir mudik mengangkut sampah sisa banjir.
“Rata-rata kasur, lemari bekas, tapi paling banyak sampah kayu-kayu bekas rumah yang hancur,” salah satu petugas PPSU, Arman.(IN/Red)


