Informasi diperoleh Serambinews.com, api membakar 40 unit rangkang putra dari total 80 kamar, Akibatnya sebanyak 160 santri terpaksa diungsikan.
Informasi ini dirilis Pusdalops PB Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Selatan.
Disebutkan, awalnya Pos Damkar 03 Labuhanhaji menerima laporan kebakaran tersebut dari angota Polsek Labuhanhaji.
“Api dipadamkan sekira pukul 02.50 WIB, tidak ada korban jiwa,” kata Kalak BPBD Aceh Selatan, Cut Syazalisma.
Sebelumnya, kebakaran juga melanda pesantren ini pada Kamis (23/6/2016) sekira pukul 22.30 WIB. DIperkirakan rangkang/pondok yang terbakar antara 100-150.
Pimpinan pesantren tersebut mengatakan, saat itu santri sedang libur Ramadhan, Namun ada ribuan masyarakat yang sedang melaksanakan kegiatan suluk dan memanfaatkan rangkang santri. (Trb/Yudi)


