Pengeroyok yang Lempari Ayah-Anak Pakai Batu di Jeneponto Ditangkap

oleh -183.759 views

Makassar I Realitas – Rani (32) ditangkap polisi karena diduga ikut mengeroyok Mantari Dg Nuntung (60) dan Ambo (30), ayah-anak di Jeneponto, Sulsel. Akibat pengeroyokan, Ambo tewas sedangkan Mantari kritis.

“Keterangan dari Rani bahwa dia (ikut) melempar batu juga ke korban,” ujar Kasat Reskrim Polres Jeneponto, AKP Boby Rachman, Kamis (7/11/2019).

Pengeroyokan berawal dari peristiwa saat Rani warga Kampung Batu-batua mencari kudanya ke ladang yang bercampur dengan kuda milik Mantari dan Ambosekitar pukul 13.30 Wita, Senin (4/11). Ayah-anak ini menuduh Rani berupaya mencuri salah satu keduanya. 

BACA JUGA :  Forkopimda Aceh Didesak Surati KPK, Bongkar Dugaan Setoran Tambang Ilegal dan Permainan Obral IUP

Persoalan ini dibawa ke rumah kepala dusun Batu-batua, Desa Datara, Kecamatan Bontoramba. Tapi sebelum sampai ke rumah kepala dusun, ayah-anak ini diduga melakukan penyerangan ke Rani yang dituduh mencuri kuda. 

BACA JUGA :  Forkopimda Aceh Didesak Surati KPK, Bongkar Dugaan Setoran Tambang Ilegal dan Permainan Obral IUP

“Ada luka di tangannya (Rani-karena ditebas),” sebut AKP Boby.

Setiba di rumah kepala dusun, warga setempat–yang juga tetangga kampung Rani–tiba-tiba menganiaya ayah dan anak dengan melempari batu.

“Kami masih lakukan lidik (selidiki) pelaku lain,” kata Boby.(Dtc/Red)