10419 KALI DIBACA

Rocky Gerung Batal Hadir, Dema IAIN : Ada Pihak yang Inginkan Kota Langsa dalam Kedunguan

Rocky Gerung Batal Hadir, Dema IAIN : Ada Pihak yang Inginkan Kota Langsa dalam Kedunguan
example banner

Langsa I Realitas – Wakil Presiden Mahasiswa IAIN Langsa Ahmad Fikry yang akrab disapa Apit kecewa atas batalnya acara seminar nasional yang akan diisi oleh pemateri nasional Rocky Gerung. Dalam Kegiatan tersebut Dema IAIN Langsa juga mengundang Senator DPD RI asal Aceh H Fachrul Razi MIP.

Apit,Senin (14/10) mengatakan, bahwa batalnya Rocky Gerung menjadi pemateri pada seminar nasional karena ada oknum yang menginginkan Kota Langsa berada dalam kedunguan. Mewakili seluruh panitia seminar dirinya menyampakaikan permintaan maafnya kepada semua peserta.

“Saya mewakili panitia meminta maaf sebesar-besarnya kepada kawan-kawan yang sudah mendaftar seminar nasional dikarenakan ada pihak yang tidak senang dengan kecerdasan berdemokrasi di Indonesia dan sudah terpasung oleh penguasa,” ujarnya.

Apit juga berharap penguasa di Indonesia agar dapat menjalankan hasil dari reformasi.

“Harapan saya untuk penguasa di Indonesia saat ini tetap menjalakan hasil reformasi, yang salah satu dari poinnya adalah demokrasi dan anti korupsi, dan hari ini yang kita lihat bersama bahwa penguasa di Indonesia anti kritik, yang dasarnya seluruh rakyat ini menginginkan Indonesia berkeadilan,” tegasnya.

Lanjut Alit, disini kami sudah berusaha membuat gerakan untuk melawan kedunguan di Kota Langsa, karena kami ingin menjadikan Langsa kota yang maju, penuh dengan narasi dan gagasan baru dari mahasiswa dan pemudanya melalui nilai-nilai akademisi dengan memperkuat pemikiran yang rasionalisme walau akhirnya kami gagal.

Semoga ini menjadi awal perjuangan dan semangat baru untuk kita semua baik itu mahasiswa dan civil society untuk terus melakukan gerakan yang masif melawan tekanan-tekanan penguasa, untuk membangun kota Langsa yang berakal sehat, cerdas dan demikrasim

“Ketika berdiskusi dan membangun narasi demokrasi kami di kekang, jawabannya hanya satu, melawan dengan aksi,” sebutnya.

Menurut Apit, dengan dibatalkannya acara seminar ini pihak panitia juga mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah meliputi biaya operasional mulai dari tiket pesawat pemateri, penginapan, konsumsi dan ATK yang sudah kita sediakan sebelumnya.(PNG/Red)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS