11019 KALI DIBACA

Polisi Selidiki Kasus 2 Mahasiswa Tewas Tenggelam di Embung UIN Raden Intan

Polisi Selidiki Kasus 2 Mahasiswa Tewas Tenggelam di Embung UIN Raden Intan
example banner

BANDARLAMPUNG I Realitas – Polisi masih menyelidiki kasus dua mahasiswa tewas tenggelam di embung Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung. Selain meminta keterangan saksi, penyidik Polresta Bandarlampung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

sejumlah anggota Unit Inafis Polresta Bandarlampung memasang garis polisi di sepanjang areal embung, khususnya tangga yang menjadi lokasi terakhir kedua korban. Sedikitnya ada tiga tindakan kepolisian yang dilakukan penyidik. Pertama mengidentifikasi kondisi tangga untuk masuk ke dalam embung. Kedua mengukur luasan embung dan terakhir mengidentifikasi permukaan air.

Kapolsek Sukarame AKP Poeloeng Arsa Sidanu mengatakan, proses olah TKP ini mengetahui secara utuh kronologi dan penyebab kematian kedua korban. Penyidik juga telah meminta keterangan kedua rekan korban yang ada di lokasi saat kejadian.


“Kasusnya masih diselidiki. Ada juga saksi yang sudah kami mintai keterangan. Saat ini kami masih fokus untuk pengungkapan penyebab kematiannya,” ujar Poeloeng, Selasa (8/10/2019).

Sementara pihak kampus UIN Radin Intan sangat menyayangkan peristiwa nahas yang dialami dua mahasiswa Azrul Amin dan Ikbal Firmansyah.

“Kami sudah memanggil semua yang ada di lokasi dan diduga tahu soal kejadian ini. Namun sampai saat ini, kami juga belum mendapat kesimpulannya. Kami serahkan sepenuhnya kasus ini ke polisi,” ujar Wakil Rektor III UIN Radin Intan Lampung Wan Jabaludin.

Sebelumnya, kedua mahasiswa Azrul Amin dan Ikbal Firmansyah tewas tenggelam di embung kampus setempat, Senin (7/10/2019). Awal kejadian bermula saat para mahasiswa ini ingin memberi kejutan terhadap korban Azrul Amin yang sedang berulang tahun.

Teman-temannya mendorong korban Azrul ke dalam embung. Awalnya korban hanya basah kuyup karena tercebur di sekitar pinggiran embung. Lalu korban Ikbal Firmasnyah tiba-tiba melempar sepatu Azrul ke tengah embung yang dalam.

Azrul berusaha mengambil sepatu miliknya. Namun, korban seketika tenggelam. Korban Ikbal yang mengetahui temannya tenggelam berupaya menolong dengan ikut masuk ke dalam embung. Nahas, keduanya tenggelam. Teman-temannya berusaha menolong, tapi tidak dapat menemukan keduanya. Jasad kedua korban baru ditemukan setelah hampir satu jam pencarian.

Saat ini, jenazah korban Azrul Amin telah dimakamkan di kampung kelahirannya di Desa Kalirejo, Lampung Tengah. Sementara korban Ikbal Firmasnyah dimakamkan di TPU Kecamatan Raja Basa, Bandarlampung.(IN/Red)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS