25219 KALI DIBACA

Kasus Monografi Desa Tak Tuntas, LIRA Minta Kejagung Evaluasi Kinerja Kejari Kutacane

Kasus Monografi Desa Tak Tuntas, LIRA Minta Kejagung Evaluasi Kinerja Kejari Kutacane
example banner

Kutacane Aceh I Realitas – Kasus Monografi Desa Tak Tuntas, LIRA Minta Kejagung Evaluasi Kinerja Kejari Kutacane, Kasus Monografi Desa mencapai 7 milyar pada tahun 2016-2017 diduga di bekukan oleh pihak kepala kejaksaan Kutacane, pasalnya, kasus monografi Desa itu telah dilaporkan oleh Lembaga Swadaya masyarakat Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Aceh Tenggara pada 10 April tahun 2017 lalu, namun hingga saat ini kasus tersebut belum ada titik terangnya walau sudah berjalan dua tahun lebih,

Bupati LIRA Agara M. Saleh Selian kepada media realitas Rabu (9/10/2019) menyebutkan, kami meminta kepada Kejagung agar mencopot Kejari Kutacane, “karena diduga telah membekukan kasus monografi Desa tahun 2016-2017, sehingga pada saat ini kasus tersebut tak diproses oleh Kejari Kutacane secara hukum, untuk itu LIRA minta kepada Kejati Aceh agar mengambil alih kasus monografi Desa dan Profil Desa pada tahun 2016-2017 yang sedang ditangani Kejari Kutacane mencapai Rp.7 milyar.

Kami menduga, bahwa Kejari Kutacane Fitrah tak mampu menangani kasus monografi Desa yang ada di Agara, sehingga perlu kiranya Kejagung mengevaluasi kinerja kejari Kutacane, dan kasus monografi Desa ini di ambil alih oleh Kejati Aceh. “Bahkan kami telah memberikan informasi melalui media Serambi pada tanggal 10 Desember 2018, bahwa proyek monografi Desa tahun anggaran 2016 sebesar Rp.4.741.935 000 dan pengadaan buku tahun 2016 sebesar Rp.2.358 259 000, namun muncul kembali proyek monografi desa tahun 2017 sebesar Rp 1.887.104.000. ” Aneh tuturnya.

Terkait hal itu, ketika dikonfirmasi via HP Kejari Kutacane Fitrah pada Rabu (9/10/2019) belum bisa dihubungi dan belum bisa memberikan keterangan (sm/Yudi)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS