17419 KALI DIBACA

Santri 17 Tahun Diperkosa JK di Rumah Kosong, Pelaku dan Saling Kenal, Ancaman Sebar Foto Ini

Santri 17 Tahun Diperkosa JK di Rumah Kosong, Pelaku dan  Saling Kenal, Ancaman Sebar Foto Ini
example banner

Medan I Realitas – Santri 17 Tahun Diperkosa JK di Rumah Kosong, Pelaku dan Korban Saling Kenal, Ancaman Sebar Foto Ini Seorang santri berinisial I 17 Tahun disekap empat hari dan diperkosa empat kali oleh JK 43 Tahun di sebuah rumah kosong di Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara, Aceh,Jumat (20/9/2019), pelaku yang berasal dari Nusa Tenggara Barat (NTB) itu mengancam akan menyebar foto I saat tidak mengenakan hijab,Kasat Reskrim Polres Aceh Utara AKP Adhitya Pratama menyebut pelaku dan korban sudah saling kenal,Keduanya berkenalan sejak dua tahun lalu melalui media sosial.

JK melihat foto korban tanpa mengenakan hijab lalu mengancam akan menyebarkan foto itu di media sosial,Korban pun memohon agar pelaku tidak menyebar fotonya tersebut,Pelaku mau menuruti permintaan santri tersebut asalkan korban mau diajak jalan-jalan pada 9 September 2019m,Korban akhirnya menuruti ajakan tersebut dan diajak jalan-jalan hingga larut malam,Saat hari semakin malam, pelaku bukannya mengantarkan korban pulang dan malah membawanya ke sebuah rumah kosong,Di rumah kosong itu pelaku kembali mengancam korban jika berani kabur.

 

“Di situ korban mendapat ancaman lagi jika berani keluar rumah akan ditangkap warga,” ungkap Adhitya, Kamis (19/9/2019),Di rumah kosong itu, korban disekap selama empat hari empat malam.

Tak hanya disekap, korban juga diperkosa oleh pelaku sebanyak empat kali,Saat melakukan aksi bejatnya, pelaku lagi-lagi mengancam korban dengan senjata tajam,“Korban mengaku diancam dengan pisau kalau tidak melayani perbuatannya,” terang Adhity ,Korban pun tak berani melawan hingga dibebaskan setelah empat hari.

“Meski melawan, korban tak berdaya. Korban dibebaskan pada Jumat 13 September 2019 malam,” lanjut Adhitya,Diketahui, orangtua korban sempat membuat laporan kehilangan anak,Namun sang anak pulang dan menceritakan kejadian malang yang menimpanya,”Orangtua korban membuat laporan anak hilang 9 September 2019,” kata Adhitya.

 

“Dari cerita anaknya, korban mengaku disekap dan diperkosa selama empat hari empat malam,” imbuhnya,Setelah mendapat laporan itu, Polres Aceh Utara terus mencari JK hingga akhirnya ditangkap di Desa Alue Mudem, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Rabu (18/9/2019),“Sejak dilaporkan, JK terus kita buru, hingga akhirnya berhasil kita tangkap dan dibawa ke Polres Aceh Utara untuk penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” kata Adhitya,Saat ini, pelaku sudah ditahan di Mapolres Aceh Utara dan penyidikan masih terus dilakukan.(Tribun/Red)

 

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS