19019 KALI DIBACA

BNN Kota Langsa: Persoalan Narkoba Tanggung Jawab Semua Pihak, Gampong Ini Katagori Merah

BNN Kota Langsa: Persoalan Narkoba Tanggung Jawab Semua Pihak, Gampong Ini Katagori Merah
example banner

 LANGSA I Realitas – Peredaran narkoba saat ini semakin masif terjadi. Bahkan pemakaian barang haram itu telah menyentuh segala lini sosial masyarakat. Kondisi itu tentunya merupakan hal yang serius dan menjadi perhatian semua pihak terutama di Provinsi Aceh.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Narkotika Nasional kota langsa, AKBP Navri Yulenny, S.H., M.H., Melalui Kasie P2M (Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat), Cut Maria, S. Sos saat memberi materi kegiatan Diseminasi Informasi P4GN di Gampong Sungai Pauh Tanjung Kecamatan Langsa Barat, Kamis, (19/9/2019)

“Persoalan narkoba bukan tanggung jawab BNN dan kepolisian saja, tapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen sosial masyarakat,” kata Cut Maria.

Menurutnya, dalam pemberantasan narkoba mustahil pihak BNN dan Kepolisian dapat berjalan sendiri, jika tanpa ada dukungan dari masyarakat.

“Dukungan dari masyarakat adalah faktor paling utama,” tegasnya.

Cut Maria juga menyampaikan dukungan masyarakat tersebut dapat dalam berbagai bentuk selain melaporkan adanya dugaan peredaran dan pemakaian narkoba yang terjadi dilingkungannya kepada pihak yang berwenang juga bentuk dukungan lainnya seperti membentuk penggiat anti narkoba ditingkat Gampong.

Menciptakan lingkungan bersih narkoba dengan siskamling keliling dan patroli kantibmas serta mendeteksi titik rawan penyalahgunaan narkoba.

Selain itu pentingnya sosialisasi dan  informasi tentang bahaya narkoba melalui berbagai media dan sarana penunjang informasi lainnya.

Dalam kesempatan itu pihaknya juga menghimbau khususnya kepada masyarakat kota langsa untuk tetap waspada dan mejaga diri, keluarga serta lingkungannya dari pengaruh narkoba juga mampu menciptakan lingkungan “Bersinar” (bersih narkoba).

Karena Indonesia sudah darurat narkoba khususnya Provinsi Aceh dan Gampong sungai Pauh masuk kategori merah dalam peredaran serta penyalahgunaan narkotika, hal itu berdasarkan data dari BNN RI, imbuhnya. (IN/Red)

 

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS