14419 KALI DIBACA

Polisi Telisik Dugaan Pencucian Uang Dalam Kasus Penipuan Jual Beli Rumah Mewah

Polisi Telisik Dugaan Pencucian Uang Dalam Kasus Penipuan Jual Beli Rumah Mewah
example banner

JAKARTA I Realitas – Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, mengatakan pihaknya akan mengembangkan dugaan pencucian uang dalam kasus penipuan jual beli rumah mewah.

Para pelaku berkedok sebagai notaris dan pembeli rumah untuk menipu korban yang ingin menjual rumah mewah.

“Kami akan kembangkan soal kemungkinan adanya pencucian uang,” ujar Argo di Tebet Timur, Jakarta Selatan, Senin (5/8/2019)

Komplotan ini telah melakukan aksi penipuannya beberapa kali. Tercatat sejauh ini, para tersangka sempat menipu korban yang hendak menjual rumah di kawasan Jalan Wijaya Kebayoran Baru seharga Rp 42 M dan rumah di Jalan Kebagusan seharga Rp 15 M.

“Dan ada perusahaan funder datang ke kami ada 6 yang lakukan transaksi fiktif dan founder dirugikan hampir Rp 25 M,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Suyudi Ario Seto.

Komplotan tersebut telah meraup total uang hingga Rp 214 miliar. Tersangka yang dicokok polisi diantaranya D, R, S dan A. Mereka memiliki peran berbeda dalam kasus ini.

Atas perbuatannya, para tersangka dikenakan Pasal 378 KUHP atau 372 KUHP atau 263 KUHP dengan ancaman 6 tahun penjara.(Tribun/Red)

 

 

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS