218819 KALI DIBACA

Diduga Keponakan Bupati Agara Ambil Material Tanpa Ijin Galian C

Diduga Keponakan Bupati Agara Ambil Material Tanpa Ijin Galian C
example banner

Kutacane, Aceh I Realitas – Beberapa hari terakhir aktivitas beko yang berada di Sungai Lawe Bulan terus melakukan pengerokan galian C diduga tidak memiliki ijin atau ilegal di Kecamatan Babussalam Kabupaten Aceh Tenggara. Seperti pantauan media realitas pada Senin pagi (26/8/2019), terlihat jelas beko terus melakukan pengerokan material di sepanjang sungai Lawe Bulan.

Menurut sumber dilokasi galian, alat berat atau beko itu bekerja bukan perintah dari pihak Dinas, namun merupakan galian peribadi milik keponakan Bupati Aceh Tenggara yang berinisial F. merupakan oknum ASN dan materialnya seperti batu dan krikil dijual dengan mengunakan armada dump truk. Ditempatkan terpisah PPTK proyek normalisasi Sungai Lawe Bulan, Azman kepada media” alat berat itu bekerja bukan perintah Dinas Perumahan pemukiman dan pertanahan (perkimtan) Agara. Dijelaskanya, kami juga sudah menyampaikan kepada para kontraktor yang ada di sepanjang Lawe Bulan agar menghentikan aktivitas tersebut singkatnya,

Hal yang senada disebutkan oleh ketua lembaga pengembangan potensial intelektual muda Aceh Tenggara (LP2im). M.Sopian Desky SH kepada media realitas pada Senin (26/8/2019) mengatakan, hal ini dapat dipastikan telah melanggar hukum secara terbuka dan terang-terangan, “seakan-akan pemilik alat berat ini kebal hukum,

Apalagi informasinya alat berat yang bekerja tersebut dikendalikan oleh F. Yang merupakan keponakan Bupati Aceh Tenggara ,selain melanggar hukum, F juga telah mencoreng nama baik Bupati Aceh Tenggara, kita minta kepada pihak kepolisian agar menangkap alat berat atau beko ilegal yang tidak mempunyai ijin menggali di sepanjang sungai Lawe Bulan tandasnya (Sumardi).

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS