25219 KALI DIBACA

DPRK Sepakat Belanja APBK-P Abdya Tahun 2019 Rp.1,1 Triliun

DPRK Sepakat Belanja APBK-P Abdya Tahun 2019 Rp.1,1 Triliun
example banner

Blang Pidie | Realitas – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat Daya (Abdya) telah menyepakati dan menyetujui Belanja Daerah dalam Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) Perubahan tahun 2019 sebesar Rp.1,1 triliun, sebagaimana tertuang dalam berita acara antara eksekutif dan legislatif Abdya pada Rapat Paripurna Lanjutan/Penutupan Pembahasan Rancangan Qanun APBK Perubahan Tahun 2019 di Aula DPRK setempat, Rabu (31/7) siang.

Dalam berita acara yang disampaikan Zul Ilfan selaku anggota Badan Anggaran DPRK Abdya menyimpulkan bahwa, belanja daerah setelah perubahan menjadi Rp.1.140.194.835.313. Sebelum perubahan APBK Abdya senilai Rp.1.080.992.278.221.

Sementara untuk pendapatan sebelum perubahan Rp.978.727.727.809, setelah perubahan menjadi Rp.795.749.075.490. Dengan jumlah itu, pendapatan daerah berkurang sekitar Rp.2.978.652.319. Berbeda dengan belanja daerah yang bertambah sebesar Rp.59.202.557.092.

Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRK Abdya, Zaman Akli, didampingi Wakil Ketua II Jismi, yang turut dihadiri Wakil Bupati, Muslizar MT bersama perwakilan Forkopimkab setempat, Sekda Abdya Drs Thamren, termasuk sejumlah Kepala SKPK, Camat dan tamu undangan lainnya.

Usai laporan Badan Anggaran DPRK Abdya, rapat dilanjut dengan pemandangan umum fraksi-fraksi. Dari tiga fraksi, hanya satu fraksi menyampaikan pemandangan umumnya, yakni dari fraksi Abdya Bermartabat yang disampaikan oleh Julinardi.

Sedang Fraksi Nasional Bersatu dan Fraksi Aceh, menurut Ketua DPRK Zaman Akli selaku Pimpinan rapat, tidak menyampaikan pemandangan umumnya. Tapi, Akli tidak menjelaskan alasan dari kedua fraksi tersebut tidak menyampaikan pandangan umum.

Usai diskor 15 menit, rapat dilanjut dengan jawaban Bupati yang disampaikan Wakil Bupati Abdya Muslizar MT. Dalam jawabanya, Muslizar mengatakan, Rancangan Qanun APBK Perubahan Tahun Anggaran 2019 yang diajukan ke Forum Dewan yang terhormat ini telah dibahas melalui beberapa tahap pembahasan dan diakhiri dengan pendapat akhir dari fraksi-fraksi.

Dari hasil pendapat akhir dalam forum, banyak saran dan pendapat serta usul yang sangat berguna dalam menyelenggarakan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat di masa yang akan datang. “Kami menyadari bahwa dalam tahap-tahap pembahasan Rancangan Qanun Perubahan APBK Tahun Anggaran 2019 antara Eksekutif dan Legislatif terjadi perbedaan pendapat atau penafsiran, tetapi masih dalam koridor pencapaian kata sepakat,” tutur Wabup Muslizar.

Disamping itu, Wabup Muslizar juga menyampaikan beberapa program keberhasilan yang diraih Pemkab Abdya. Salah satunya, mampu mempertahankan tipe Rumah Sakit Umum Tengku Peukan (RSUTP) Abdya sehingga tidak turun seperti rumah sakit lainnya di Aceh. “Dan masih banyak program lainnya yang sedang kita lakukan untuk pembangunan Abdya ini yang lebih baik,” demikian ujarnya.

Dalam pendapat akhir fraksi, ketiga fraksi dalam hal ini Abdya Bermartabat, Nasional Bersatu dan Fraksi Aceh menyetujui dan sepakat dengan apa yang telah direncakan dalam APBK Perubahan Tahun 2019. “Kita sepekat untuk disahkan menjadi APBK P tahun 2019,” kata Musliadi dari Abdya Bermartabat, Yusran (Nasional Bersatu) dan Iskandar (Fraksi Aceh). (Syahrizal/Red)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS