Nagan Raya | Realitas – Puluhan Warga Desa Cot Mee, Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya melakukan aksi protes di lahan yang diduga diserobot oleh perusahaan PT Fajar Baizury di daerah itu, Senin (19/11/2018).
Dalam hal ini warga mendatangi lokasi tersebut dengan memampangkan spanduk sebagai bentuk protes terhadap perusahaan agar perusahaan tersebut mau mengembalikan lahan milik warga.
Sengketa lahan yang telah berlangsung sejak 8 tahun silam, namun hingga saat ini belum ada penyelesaiannya baik dari pemerintah dan pihak perusahaan, sehingga warga masih terus mempertahankan haknya agar lahan tersebut dapat dikembalikan kepada warga di desa setempat.
“Kami para warga akan terus berusaha mempertahankan hak kami yang selama ini dirampas oleh pihak perusahaan,” kata Abdul Manan, Keuchik Cot Mee.
Abdul menjelaskan, karena kami terpaksa melakukan ini supaya lahan kami dapat di kembalikan sesuai lokasi dari PT Baizury, kita tidak mau hal ino berlarut-larut dan di selesaikan sekarang, karena PT Baizury tidak bertanggung jawab setelah menyerobot lahan warga Cot Mee.
Meskipun warga sudah mendatangi ke PT Baizury, tidak gubris oleh pihak perusahaan sehingga merasa kecewa dan kesal akibat ulah PT tersebut, mereka (warga) akan mendatangi lagi ke PT tersebut untuk melihat dan tanggapan tentang lahan warga. (MJ)



