48419 KALI DIBACA

Satu Rumah Terancam Ambruk Dan Satu Pesantren Diterjang Tanah Longsor

Satu Rumah Terancam Ambruk Dan Satu Pesantren Diterjang Tanah Longsor
Teks photo: Rumah warga Gampong Hulu Pisang Labuhanhaji terancam ambruk kesungai.
example banner

Tapaktuan I Realitas – Dalam sepekan ini Kecamatan Labuhaji Khususnya dan Aceh Selatan pada umumnya diguyur hujan lebat, mengakibatkan banyak fasilitas umum dan milik warga menjadi rusak.

Sebagaimana kerusakan akibat guyuran hujan lebat, satu rumah warga Gampong Hulu Pisang terancam ambruk kedasar sungai dan satu pesantren di Gampong Ujung Batu, dindingnya dihantam longsoran tanah.

Kepala Gampong Hulu Pisang, Afiko Abadi, Minggu (14/10/2018) melalui hand phonnya mengatakan, satu rumah warga terhancam ambruk kedalam sungai, namun hinggga kini belum ada bantuan samasekali.

Ia mengharapkan kepada pemerintah daerah, supaya musibah akibat banjir ini, untuk dapat ditangani dengan segera.

Bahkan bukan itu saja yang terhancam ambruk, tapi disepanjang sungai tanaman warga, tebing sungai semakin digerus banjir

“Jalan satu-satunya untuk mengamankan perumahan dan tanaman warga, ada baiknya dibangun tebing itu lakukan pemasangan batu gajah,” ujarnya Afiko.

Demikian juga halnya satu pesantren jebol dinding bangunan permanen rangkangnya jebol di hantam longsoran tanah dan batu.

Pimpinan Pesantren Butanul Qura, Zulhelmi Madja dan didampingi Kepala Gampong Ujung Batu, Supardi, dihubungi Senin (15/10/2018) mengakui pesantrennya jebol dinding rangkang satri yang permanen, dihantam lngsornya tanah berlumpur campur batu.

Lanjutnya kejadian ini sudah satu minggu, namun kami sudah mencba untuk melakukan gotongroyong sama satri, tidak dapat membuahkan hasil.

Yang kita sayangkan para santri terhambat melakukan proses melakukan pengajian, karena longsoran tersebut berlumpur, katanya.

Abuwa Zulhelmi Madja mengharapkan kepada pihak dinas instansi terkait, supaya dapat membantu pekerjaan ini melalui alat berat, seperti BEKO, bila ngak dilakukan dengan itu.

Saya yakin tidak akan berhasil disingkirkan tumpukan tanah longsor akibat hujan deras, ucapnya.

Kepala Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana Aceh Selatan, Cut Syazalisma, S.STP dihubungi terpisa, ia mengakui sudah mendapatkan informasi.

Alhamdulillah dalam waktu singkat ini, kita lalukan bantuan, katanya singkat.

Ia menambahkan, bila tak ada halangan dalam dua hari ini, alat berat akan meluncur kelokasi dimaksut.

“Sekarang alat berat itu masih di daerah Krung Baru, Kecamatan Labuhanhaji Barat,” papar Cut Syazalisma.(Mr. Zulmas)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS