36419 KALI DIBACA

Berharap Abdya Jadi Sumber Benih Padi, Bupati Minta Petani Serius

Berharap Abdya Jadi Sumber Benih Padi, Bupati Minta Petani Serius
Foto: Realitas/Syahrizal Bupati Abdya, Akmal Ibrahim (driver) didampingi Kadistanpan Provinsi Aceh, A Hanan SP MM (kaos putih) serta Wakil Bupati Muslizar MT (kiri) mengendarai Comben (alat potong padi) dalam acara Panen Raya di hamparan Cot Setui, Desa Paoh, Susoh, Senin (15/10/2018)
example banner

Blangpidie | Realitas – Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Akmal Ibrahim meminta petani untuk serius dalam mengelola dan meningkatkan hasil panen padi di Kabupaten setempat.

Upaya itu merupakan alasan utama agar Abdya bisa menjadi lumbung pangan dan sumber benih padi se Pulau Sumatra bahkan bisa ke tingkat Nasional.

“Alhamdulillan, sektor pertanian di Abdya sudah memperoleh peningkatan.

Artinya bisa menyediakan benih untuk sejumlah kabupaten tetangga di Aceh,” kata Bupati Akmal ketika memberikan arahan dalam acara Panen Raya di hamparan persawahan Cot Setui, Desa Paoh, Kecamatan Susoh, Kabupaten Abdya, Senin (15/10/2018).

Kata Akmal, Kabupaten Abdya jangan hanya sebagai penyedia benih padi dalam kawasan Barat Selatan Aceh saja, akan tetapi harus bisa menjadi lumbung pangan dan sumber benih untuk Aceh dan Sumatra.

“Untuk mewujudkan itu semua, saya butuh keseriusan petani dalam meningkatkan hasil panen padi. Dengan keseriusan itu, hasil pendapatan petani juga akan bertambah,” ungkapnya dihadapan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Provinsi Aceh, A Hanan SP MM dalam panen raya tersebut.

Bupati Akmal menyatakan, bahwa dukungan pemerintah pusat dan provinsi pada sektor pertanian ini sangat terbuka untuk Abdya.

Apa saja yang diminta tentunya akan dikabulkan. Masalahnya tinggal petani saja untuk lebih giat.

“Mereka hanya butuh semangat dan keseriusan kita dalam meningkatkan hasil pertanian. Jika itu semua sudah stabil, maka dalam dua sampai tiga tahun saya memimpin, dukungan alat pertanian sudah pasti cukup bahkan berlebih untuk Abdya,” tuturnya.

“Dan saya berterimakasih kepada provinsi karena telah mempercayakan Abdya menjadi penangkar benih dan itu tidak kami sia-siakan.

Semoga nanti Abdya akan naik kelas menjadi sumber benih untuk Aceh hingga Sumatra,” sambung Akmal dalam acara yang juga turut dihadiri Wakil Bupati Abdya Muslizar MT, sejumlah unsur Forkompinkab, perwakilan anggota DPRK, Kepala SKPK, para Camat, Penyuluh Pertanian dan para Kejrun Blang serta para tamu undangan lainnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Provinsi Aceh, A Hanan SP MM, menyampaikan, pembenahan inovasi teknologi dalam pertanian harus dikembangkan, hampir semua lapisan masyarakat di Aceh merupakan petani.

“Maka dari itu, saya salut dengan Bupati Abdya yang sangat serius dalam menangani persoalan pertanian jika dibandingkan beberapa daerah lainnya di Aceh,” ungkapnya.

Hanan juga berharap, Abdya bakal menjadi tuan rumah untuk penyedia benih padi se Sumatra.

Dimana, pihaknya menargetkan pada tahun 2019 mendatang, Aceh akan mandiri untuk ketersediaan benih.

“Kita nanti bisa sediakan benih sendiri, salah satu lokasinya Abdya.

Karena selama ini butuh dana seratusan miliar lebih untuk membeli benih sebanyak 2500 ton pertahun yang didatangkan dari luar,” sebutnya.

Disamping itu, pihaknya juga meminta kepada pemerintah dan instansi terkait lainnya untuk mengawasi peredaran pupuk bersubsidi agar tidak terjadi kelangkaan.

“Memang kita belum bisa memenuhi 100 persen ketersediaan pupuk bersubsidi di Aceh termasuk daerah, namun kita harus melakukan pengawasan bersama agar pupuk tidak menyebar keluar wilayah,” demikian pinta Hanan. (Syahizal)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS