22019 KALI DIBACA

KPK Periksa Wakil Ketua PN Medan Terkait Suap Pemulusan Perkara Korupsi

KPK Periksa Wakil Ketua PN Medan Terkait Suap Pemulusan Perkara Korupsi
example banner

Jakarta | Realitas – Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Medan, Wahyu Prasetyo Wibowo, dipanggil penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus pemulusan perkara tindak pidana korupsi di PN Medan. Wahyu akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus ini.

“Saksi Wahyu Prasetyo Wibowo akan diperiksa untuk tersangka TS (Tamin Sukardi),” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis (13/9/2018).

Wahyu merupakan salah satu hakim dalam perkara korupsi dengan terdakwa Tamin Sukardi di PN Medan.

Wahyu juga sempat ikut terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Selasa 28 Agustus 2018.

Namun, dia dilepas lantaran dianggap belum kecukupan bukti keterlibatannya dalam suap pemulusan perkara korupsi Tamin.

Tak hanya Wahyu, penyidik KPK juga menjadwalkan pemeriksaan saksi lainnya, yakni Hakim PN Medan Sontan Merauke Sinaga, karyawan swasta PT Erni Putra Terari Iwan, panitera pengganti pada PN Medan Oloan Sirait, pengacara Farida, serta staf tersangka Merry Purba yang bernama Winda Ambor BR Gultom.

“Mereka juga akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka TS,” kata Febri.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan Hakim Ad Hoc Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Medan Merry Purba sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan suap pemulusan perkara tindak pidana korupsi di PN Medan.

Selain Merry Purba, KPK juga menetapkan tiga orang lainnya sebagai tersangka.

Mereka adalah Helpandi selaku panitera pengganti PN Medan, Tamin Sukardi selaku pihak swasta, serta Hadi Setiawan yang merupakan orang kepercayaan Tamin. (lp6/iqbal)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS