Guru SD Dan Penyuluh Pertanian Di Abdya Jadi Camat

oleh -297.759 views
Foto: Realitas/Syahrizal Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT menyematkan tanda jabatan kepada sejumlah Camat yang dilantik di Ruang Lobi Kantor Bupati setempat, Jumat (31/8/2018)

Blangpidie | Realitas – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) pada Jumat sore (31/8/2018) melantik lima pejabat eselon III dengan jabatan Camat pada sejumlah Kecamatan dalam Kabupaten Abdya yang berlangsung di Ruang Lobi Kantor Bupati setempat.

Dari lima Camat yang dilantik tersebut, satu diantaranya merupakan mantan Guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) 7 Setia, Raifin SPdSD dilantik menjadi Camat Setia.

Tidak hanya guru SD, dua Penyuluh Pertanian Madya pada Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpan) Abdya, yakni Krisnur SP menjadi Camat Blangpidie dan Pauziah SP menjadi Camat Kuala Batee.

Selain itu, Hamdany SE yang sebelumnya menjabat sebagai Kasi Pembangunan Gampong dan Kesejahteraan Sosial pada Sekretariat Kecamatan Lembah Sabil dilantik menjadi Pj Camat Manggeng.

Sedangkan, Mustafa Kamal yang sebelumnya sebagai Sekretaris Kecamatan Kuala Batee dilantik menjadi Pj Camat Babahrot.

Selain melantik lima camat, dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Abdya Nomor BKPSDM.821.23/165/2018 tanggal 31 Agustus 2018 tersebut, Pemkab Abdya juga memberhentikan empat Camat lainnya, yakni Tabari selaku mantan Camat Manggeng, Ariswandi SE mantan Camat Setia, Zulbaili mantan Camat Blangpidie dan Drs Alharis mantan Camat Babahrot.

Dimana, mereka tersebut harus mengambil posisi ‘non job’ pada Setdakab Abdya.

Usai melantik lima camat tersebut, Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT menyampaikan, jabatan itu harus dijadikan suatu kebanggaan untuk menjalankan amanah pada roda pemerintahan ditingkat kecamatan. Karena, jabatan Camat itu tidak sama dengan jabatan seperti di SKPK.

Tapi, Camat diberikan wilayah dan rakyat dalam kecamatannya masing-masing.

Tentunya juga, camat akan punya mitra kerja yakni Muspika yang harus dirangkul termasuk seluruh elemen masyarakat yang ada diwilayah kerjanya.

“Rangkulah semuanya, agar roda pemerintahan di Kecamatan yang anda pimpin akan lebih baik dan tentram,” kata Muslizar dihadapan sejumlah perwakilan Unsur Forkompinkab yang hadir.

Membangun daerah, lanjut Wabup Muslizar, harus bersama-sama.

Tugas Camat juga hampir sama dengan Bupati dan Wakil Bupati, dalam rangka mendukung pembangunan untuk mewujudkan visi dan misi pimpinan daerah.

“Kami berharap tidak ada lagi perbedaan warna, karena semua sudah selesai.

Mari hancurkan perbedaan untuk membangun Abdya yang makmur sentosa.

Terimakasih juga kepada pejabat sebelumnya atas dedikasi yang telah ditunjukkan dalam setahun kepemimpinan kami di Abdya,” demikian amanat Wabup. (Syahrizal)