Banda Aceh | REALITAS – Seorang pria berinisial YS alias Pale (33), diduga ajudan Ketua DPRA Aceh, Zulfadli alias Abang Samalanga, dikabarkan diamankan petugas Operasi Terpadu Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP/WH) Kota Banda Aceh, bersama ND (41) seorang perempuan bukan muhrimnya di Hotel A, Kota Banda Aceh, Minggu malam lalu.

Berdasarkan kronologi yang diterima media ini dari sumber terverifikasi menyebut, peristiwa itu terjadi pada Minggu, 24 Mei 2026 sekitar pukul 00.15 WIB, persis di kamar 708 lantai 7, Hotel A atau diduga Ayani. Kata sumber tadi, diduga, keduanya diamankan karena dicurigai melakukan pelanggaran syariat Islam atau khalwat.
Selain itu, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti (BB) berupa, dua unit telepon genggam android, satu unit handphone merk iPhone, dua lembar KTP, satu lembar SIM, serta satu unit mobil Mitsubishi Pajero Sport warna hitam.
Perempuan yang diamankan diketahui berinisial ND ini, warga Kabupaten Aceh Barat, sementara pria berinisial YS, warga Aceh Besar, berstatus telah menikah.

Referensi Geografis Menurut laporan tersebut, kabarnya kedua insan berlainan jenis ini, baru tiba dari Meulaboh dan berencana bermalam di Banda Aceh, sebelum melanjutkan perjalanan ke Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, untuk mengurus suatu keperluan.

“Dikarenakan sudah lelah sedari perjalanan panjang, maka keduanya menuju Hotel A untuk reservasi kamar dan beristirahat sejenak”, Jumat petang.

Apesnya, saat mereka berada dalam kamar hotel, petugas Operasi Terpadu datang dan melakukan pemeriksaan serta kemudian mengamankan mereka ke Kantor Satpol PP Kota Banda Aceh. “Dua pelanggar telah diistirahatkan di ruang istirahat kantor,”.

Tak hanya itu, media ini juga menerima foto yang memperlihatkan sosok yang diduga Ketua DPRA Aceh, Zulfadli alias Abang Samalanga, berada di Kantor Satpol PP Kota Banda Aceh.

Dalam foto tersebut, ia diduga sedang menemui pria yang diamankan petugas dan berusaha melobi Walikota Banda Aceh Illiza Sa’addudin Djamal, agar AY dan ND dilepaskan.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Dewan Perwakilan Rakyat Aceh maupun Satpol PP Kota Banda Aceh, terkait status pria yang disebut-sebut dengan sapaan Pale ini, yang juga sebagai ajudan Ketua DPRA tersebut. Media ini tetap membuka ruang klarifikasi kepada pihak bersangkutan, terkait dugaan tersebut. (*)
Sumber : M.A

