Hari Bersejarah Bagi Tiga Pimpinan DPRK Aceh Singkil

oleh -168.759 views
Hari Bersejarah Bagi Tiga Pimpinan DPRK Aceh Singkil
H. Amaliun Ketua DPRK Aceh Singkil, Masa Jabatan 2024-2029 memimpin sidang rapat paripurna dewan saat menyampaikan sambutanna.(Rostani)

Aceh Singkil | REALITAS – Hari yang menjadi bersejarah bagi tiga Pimpinan DPRK Aceh Singkil, yang akan mengemban tugas baru sebagai Pimpinan DPRK Aceh Singkil untuk Masa Jabatan 2024-2029.

kami bertiga berharap selalu di doakan agar dapat melaksanakan tugas baru ini dengan sepenuh hati, dengan tetap meminta petunjuk kepada Allah SWT, serta dengan senantiasa berpagang pada pilar-pilar utama kebangsaan kita yaitu UUD1945, Pancasila, NKRI dan prinsip mulia BhinekaTunggal Ika, hal itu ungkap Ketua DPRK Aceh Singkil H. Amaliun dalam sambutannya pada rapat paripurna DPRK Aceh Singkil, Senin 30 September 2024.

” Posisi yang kami duduki saat ini sebagai Ketua DPRK Aceh Singkil bukanlah sekedar jabatan atau kedudukan, akan tetapi adalah sebuah amanah untuk merealisasikan cita-cita bersama akan sebuah daerah yang lebih maju, lebih sejahtera, dan lebih bermartabat,” ujar Amaliun.

Untuk itu kiranya kami bertiga yang baru dilantik ini, semoga diberi kekuatan oleh Allah SWT untuk dapat melaksanakan tugas mulia ini dengan melibatkan semua elemen politik dan masyarakat yang ada, bukan dengan mempertajam perbedaan, tetapi mencari persamaar serta untuk membuka kemungkinan kerjasama yang lebihharmonis, katanya.

BACA JUGA :  Rakerwil IV BEM SI Aceh 2026 Digelar di UNSAM, Perkuat Konsolidasi Mahasiswa dan Dorong Gerakan Berdampak bagi Masyarakat

Lembaga DPRK sebuah simbol:

Dikesempatan itu H. Amaliun juga menyebutkan, lembaga DPRK, harus menjadi sebuah simbol dari cita-cita bangsa Indonesia yang idial, kita menyadari bahwa kaum politisi dilembaga terhormat ini, masih sering dikritik kiri dan kanan, semua itu harus kita terima dengan besar hati dan kita jadikan tekad untuk berbuat yang lebih baik lagi.

DPRK hendaknya hadir ditengah masyarakat, menyuarakan suara masyarakat, karena ditangan para wakil rakyat inilah, amanat rakyat ini diemban, sesuai dengan sila ke empat Pancasila” Kerakyatan yang Dipimpipin oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan “ serta mampu menampung dan mengikuti keinginan masyarakat yang kian berkembang.

DPRK hadir untuk mewujudkan Lembaga Perwakilan yang Representatif, Harmonis dan Produktif, hanya dengan semua ini demokrasi Indonesia akan menjadi demokrasi yang matang, selain itu DPRK juga Refleksi dari dinamika dan zaman berputas sangat cepat, politik yang berubah dan generasi baru mulaí tumbuh dan berkembang.

Lebih lanjut H. Amaliun menyebutkan, DPRK sekarang adalah sebuah lembaga politik yang terus menjadi sorotan ditengah terpaan arus Sosmed, dan karena itu harus terus terbuka untuk mengadopsi kehendak dan tuntutan zaman dan masyarakat sebagai konsituennya.

BACA JUGA :  Rakerwil IV BEM SI Aceh 2026 Digelar di UNSAM, Perkuat Konsolidasi Mahasiswa dan Dorong Gerakan Berdampak bagi Masyarakat

Kepada seluruh Anggota Dewan Amaliun mengajak, untuk menunjukkan kenerja yang baik dalam melaksanakan tugas sehari-hari seperti dalam menghadiri rapat dewan, baik Rapat Kelengkapan Dewan, Rapat Pimpinan, Khususnya Rapat Paripurna Dewan harus hadir, agar kita tetap solid dalam menjalankan tugas dan wewenang sebagai Anggota Dewan.

” Untuk itu marilah kita luruskan niat mohon pertolongan Allah SWT, supaya bersama-sama dapat mewujudkan Kabupaten Aceh Singkil yang maju setiap jengkalnya dan bahagia setiap insannya. Semoga Allah SWT menolong dan mengabulkan setiap Ikhtiar kita, selanjutnya dengan segala kerendahan hati, kami mengajak seluruh Anggota DPRK Aceh Singkil, agar dapat berbagi pengalaman, mencurahkan ide dan menyumbang pikiran dalam melaksanakan tugas kedepan “. pinta Amaliun.

Kepada Pj. Bupati beserta Plt Sekda beserta jajarannya, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Tokoh Masyarakat, Pimpinan Organisasi Kemasyarakatan, Organisasi Kepemudaan, Pimpinan Parpol serta seluruh masyarakat Aceh Singkil, mohon kerjasamanya. Gedung DPRK adalah Rumah Kita, setiap saat pintu kami terbuka menampung aspirasi untuk kebaikan, tutup Amaliun mengakhiri. (Rostani).