Prof Armiadi: Zakat Mal Wajib Dikeluarkan Ditempat Harta Diperoleh

oleh -202.759 views
Prof. Armiadi Zakat Mal Wajib Dikeluarkan Ditempat Harta Diperoleh
Baitul Mal Simeulue adakan Kajian Literasi Zakat dengan tema "Sosialisasi dan Edukasi Zakat Kepada Masyarakat, di Masjid Baiturrahmah Kota Sinabang, Rabu 25 Oktober 2023.

Simeulue | MEDIAREALITAS – Baitul Mal Simeulue adakan Kajian Literasi Zakat dengan tema “Sosialisasi dan Edukasi Zakat Kepada Masyarakat, di Masjid Baiturrahmah Kota Sinabang, Rabu 25 Oktober 2023.

Kajian dengan Narasumber Prof. Dr. H. Armiadi Musa, (Guru Besar UIN Ar-Raniry) Banda Aceh, dan juga mantan Kepala Baitul Mal Aceh. Kunjungannya bersama rombongan ke Simeulue dalam rangka Rakor MTQ dan Peninjauan Lokasi MTQ Aceh ke-36 Tahun 2023.

Dikarenakan antusias jema’ah yang hadir dalam mengikuti Kajian tersebut sangat tinggi, Ketua BMK Simeulue Bapak Supriadi meminta kepada narasumber melanjutkan Kajian Zakat pada kamis 26 Oktober 2023 setelah shubuh di tempat yang sama.

Prof. Armiadi juga Ketua Harian LPTQ Aceh, dalam paparannya mengatakan Zakat Mal wajib dikeluarkan dimana tempat harta kekayaan tersebut diperoleh. Misalnya seorang pengusaha atau pedagang yang berusaha di Simeulue wajib mengeluarkan zakatnya di Simeulue dan di salurkan kepada mustahik.

Contohnya, seorang pengusaha tinggal di luar Simeulue namun usahanya berada di Simeulue maka wajib menunaikan zakatnya di Simeulue. Prinsipnya zakat mal dimana harta didapat disitu ditunaikan zakat, ucapnya.

BACA JUGA :  Dugaan "Titipan Buku" Pakai Dana BOS Hebohkan Disdikbud Aceh Timur, LSM KANA Desak Kejati Aceh Usut Tuntas, Menurut Kadis Kepada Guru Buku ini Titipan Dari "Baju Coklat"

Berbeda halnya dengan Zakat Fitrah, afdhalnya zakat fitrah ditunaikan ketika fisik atau badan muzakki berada terutama pada malam hari raya (futhur) disitu ditunaikan zakat fitrahnya.

Salah seorang jema’ah bertanya, apa boleh atau tidak menyalurkan zakat sendiri ? Prof. Armiadi menjawab boleh saja asal yang bersangkutan paham dalam menyalurkan zakat nya kepada seluruh asnaf yang ada (delapan asnaf), tidak boleh disalurkan hanya kepada satu atau dua asnaf saja, misalnya asnaf fakir dan miskin.

Prof. Armiadi menekankan kepada Muzakki untuk menunaikan zakat melalui Amil atau lembaga resmi seperti Baitul Mal, sehingga zakat Bapak dan ibu para Muzakki bisa tersalurkan tepat sasaran kepada seluruh asnaf.

Ketua Baitul Mal Simeulue Supriadi menyampaikan di akhir kajian, literasi Zakat ini akan terus digalakkan ke depannya, karena ini merupakan upaya kampanye sadar akan Zakat kepada masyarakat khususnya para aghniya’ (pebisnis), pengusaha, badan usaha, maupun instansi vertikal yang ada di Simeulue. Guna memaksimalkan potensi zakat sebagai salah satu filantropi Islam dan pilar penting menjadi solusi dalam mengentaskan kemiskinan.

BACA JUGA :  TTI Bongkar Paket Konsultan Dayah Aceh Rp12,5 Miliar, Ada Perencana dan Pengawas Perusahaan yang Sama

Supriadi juga mengucapkan terima kasih kepada para Muzakki dan munfiq yang selama ini menunaikan zakat dan infaqnya melalui Baitul Mal Kab. Simeulue. Alhamdulillah Zakat dan Infaq bapak-ibu telah kami salurkan kepada yang berhak menerimanya.

Ia juga mengajak masyarakat Simeulue khususnya para aghniya’, pengusaha, pedagang, Badan usaha yang hartanya telah mencapai nisab dan sampai haul untuk menyetorkan zakatnya ke Baitul Mal Simeulue yaitu melalui rekening zakat 020.01.02.580014-0 (Bank Aceh Syariah) AN. Zakat Kasda Baitul Mal Kabupaten Simeulue dan 0240081947 (BSI) AN. Zakat Kasda Baitul Mal Kabupaten Simeulue.

Sedangkan yang ingin menyalurkan infak bisa melalui no rekening 020.01.02.580014-1 (Bank Aceh Syariah) AN. Infaq Kasda Baitul Mal Kabupaten Simeulue. Semakin banyak Muzakki dan Munfiq yang berzakat dan berinfaq semakin banyak saudara-saudara kita mustahik yang terbantu.

Penulis: Zulfadli