Warga Aluesijuk Gelar Kenduri Turun ke Sawah

oleh -114.759 views
Warga Aluesijuk Gelar Kenduri Turun ke Sawah

Bireuen | Realitas – Warga Gampong Aluesijuk kecamatan Peudada, Bireuen. masih eksis menggelar khanduri blang atau kenduri sawah.

Kegiatan itu dipusatkan di kompleks makam/kubu Tgk Dibathon Gampong Aluesijuk, kemukiman Pintoe Bate, Senin (07/11/2022).

Kenduri blang merupakan warisan leluhur yang kini dijadikan tradisi bagi warga Aluesijuk yang dilaksanakan secara turun temurun untuk meminta kepada Allah SWT agar tanaman padi dijauhkan dari hama penyakit.

Pada momen kenduri blang, petani memanjatkan doa bersama supaya hasil panen padi bisa melimpah dan berkah.

BACA JUGA :  Hapus Stigma Menakutkan Kapolda Aceh Sukses Ubah Kantor Polisi Jadi Rumah Aman Bagi Warga

Tradisi kenduri blang dirangkaikan dengan doa bersama, dilakukan sebagai bentuk syukur atas nikmat dan rezeki yang diberikan oleh Allah SWT, Sebut Tgk Zulfikar, imam di desa setempat.

Beliau menyebutkan, saat menggelar khanduri blang, Warga patungan menyumbang dana untuk membeli hewan ternak untuk disembelih.

Hewan yang disembelih itu dimasak dengan menu kuah beulangong,untuk dibagi kepada warga yang telah menghadiri kegiatan turun sawah.

Kuah beulangong disantap setelah acara berdoa selesai. Pun demikian, Kegiatan ini dilakukan sejak masa dahulu kala dan masih dirawat sampai saat ini oleh masyarakat desa setempat

BACA JUGA :  Jemi Rhoma Peroleh Nomor Urut 04 Usung Gerakan "NGAJI" (Mengabdi Tanpa Gaji)

Kepada media, Keuchik Aluesijuk Zakariani Ismail menjelaskan, saat ini tradisi itu terus dipertahankan warga sebagai momen silaturrahmi sesama masyarakat dengan menjaga kekompakan dan solidaritas bersama sebelum turun ke sawah

Sebelum turun ke sawah, warga melaksanakan gotong royong dengan pembersihan saluran air.

Sementara penyemaian benih padi direncanakan pada Akhir November atau paling telat awal Desember 2022, “Ujarnya. (*)