Perjuangan Tukang Becak Asal Sampang Hajikan Almarhum Istrinya

oleh -152.759 views
Perjuangan Tukang Becak Asal Sampang Hajikan Almarhum Istrinya
Foto Ilustrasi

Surabaya | Realitas – Perjuangan Holili Addrae Sae dalam mengumpulkan biaya haji dilakononya bersama almarhum istrinya.

Lelaki 60 tahun yang tinggal Jalan Permata, Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan/Kabupaten Sampang, Jawa Timur, itu mestinya berangkat haji bersama istrinya.

Namun, takdir berkata lain. Calon haji yang kesehariannya bekerja sebagai tukang becak itu harus berangkat ke Tanah Suci sendirian, tanpa istri yang dulu setia mendampinginya mengumpulkan rupiah sedikit demi sedikit.

“Istri saya meninggal dunia karena sakit pada tahun 2019, selang beberapa bulan sebelum dihubungi bahwa kami berangkat tahun 2020,” katanya di Asrama Haji Surabaya, dilansir dari Wartawan, Kamis (16/6/2022).

Keberangkatannya ke Tanah Suci sempat tertunda akibat pandemi virus corona (COVID-19).

Hari ini Holili masuk Asrama Haji Surabaya. Dia tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 20 Embarkasi Surabaya, yang menurut jadwal berangkat ke Tanah Suci, Jumat pagi, 17 Juni.

Holili mengenang perjuangan menyisihkan sedikit demi sedikit penghasilan dari hasil mengayuh becak tak lepas dari campur tangan almarhumah istrinya yang dinilai pandai mengelola keuangan.

Dia mengungkapkan penghasilannya sebagai tukang becak tidak menentu, berkisar antara Rp30 – 50 ribu per hari.

Sesekali Holili menambah penghasilan dengan bekerja sebagai kuli bagi nelayan di sekitar tempat tinggalnya saat bulan-bulan tertentu yang disebut sebagai musim ikan.

“Istri saya begitu telaten menyisihkan sedikit demi sedikit uang sisa dari kebutuhan hidup sehari-hari,” ujarnya.

Seringkali uang tabungannya yang tidak seberapa diinvestasikan dengan membeli emas, meski hanya berukuran beberapa gram saja.

Tahun 2011, istrinya dapat arisan dengan jumlah uang yang terbilang lumayan. Seketika itu sejumlah emas yang selama ini dikumpulkan, beserta barang-barang berharga lainnya dijual, demi mendaftar haji untuk dua orang, yaitu Holili dan istri.(*)

Sumber : L6