Kepala Sekolah Tewas Dikeroyok Setelah Kepergok Datangi Rumah Selingkuhan

oleh -186.759 views
Foto : Iustrasi

Jakarta I Realitas – Seorang Kepala Sekolah tewas dikeroyok setelah kepergok datangi rumah selingkuhan.

Enam pelaku pun ditangkap polisi termasuk ketua RT. Dituding selingkuh dengan perempuan bersuami, seorang Kepala Sekolah, SD di Purwakarta Jawa Barat, dikeroyok warga hingga meregang nyawa.

Kasus pengeroyokan kepala sekolah ini bermula ketika korban Ahmad Jaelani, mendatangi rumah seorang perempuan berinisial LN pada malam hari, di Desa Sindangsari Kecamatan Bojong Purwakarta.

BACA JUGA :  Rifqi Maulana: Polri Tangani Karhutla dari Hulu ke Hilir, Pemadaman, Mitigasi, dan Penegakan Hukum Diperkuat

Dari hasil penyelidikan polisi korban diduga menjalin hubungan gelap dengan LN yang diketahui sudah bersuami.

Kecurigaan warga kian menjadi karena korban menyimpan motornya di kebun kosong sekitar 500 meter dari rumah LN.

Mengetahui hal ini, warga merasa kesal dan mendatangi rumah LN, yang juga bekerja sebagai staff TU di sekolah tempat korban menjadi kepala sekolah.

Korban dianiaya warga hingga terluka parah, korbanpun menghembuskan napas terakhirnya setelah dilarikan ke rumah sakit.

Dari keenam pelaku ini salah satunya merupakan Ketua RT di Desa Sindangsari, Kecamatan Bojong, Purwakarta, dia adalah berinisial C berusia 40 tahun.

BACA JUGA :  Rifqi Maulana: Polri Tangani Karhutla dari Hulu ke Hilir, Pemadaman, Mitigasi, dan Penegakan Hukum Diperkuat

Selain menangkap pelaku, petugas menyita barang bukti berupa pakaian korban, 2 potongan kayu yang digunakan para pelaku untuk menganiaya korban. Polisi masih memburu dua pelaku lain, yang telah diketahui identitasnya.

Sementara keenam pelaku, dijerat dengan pasal 170 ayat dua KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya keenam pelaku kini ditahan di ruang tahanan Polres Purwakarta, Jawa Barat. (*)

Sumber: Trb