18 Orang Tewas dalam Sehari di Myanmar, Pemimpin Dunia Mengutuk Tindakan Keras Atas Militer

oleh -138.489 views
FOTO: Dok.Trb/ Para pengunjuk rasa berlari selama demonstrasi menentang kudeta militer di Yangon pada 1 Maret 2021.

IDUL FITRI

Jakarta I Realitas – Para pemimpin dunia mengutuk tindakan keras yang dilakukan oleh pasukan keamanan Myanmar terhadap demonstran anti-kudeta.

Menurut kantor Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), sekira 18 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka di beberapa kota di seluruh Myanmar.

REALITAS TV

Sekjen PBB, Antonio Guterres

Sekjen PBB, Antonio Guterres memimpin suara kecaman internasional terhadap tindakan militer yang merebut kekuasaan pada 1 Februari 2021.

BACA JUGA :   Prihatin Kasus Meninggalnya Alwi, Bupati Batu Kunjungi Rumah Almarhum

Militer yang mengambil alih kekuasaan peimpin sipil Myanmar menyatakan ‘darurat’ selama setahun.

Mereka juga menuduh pemilu November 2020 yang dimenangkan oleh pemimpin sipil Aung San Pesta Suu Kyi dicurangi.

BACA JUGA :   Aksi Balap Liar Marak di Bulan Puasa, Polres Metro Jakarta Gelar Patroli

Sekira 1.000 pengunjuk rasa yang menuntut pemerintah Aung San Suu Kyi dikembalikan ke tampuk kekuasaan diyakini telah ditahan pada Minggu (28/2/2021).  (*)

Sumber : Trb

UPDATE CORONA