Menjelang Akhir Tahun 2020 : Pemkab Aceh Barat Gelar Operasi Yustisi Covid-19

oleh -165.759 views

Aceh Barat I Realitas – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, terus menggencarkan operasi yustisi Covid-19. Operasi ini digelar bersama TNI dan Polri, menjelang akhir tahun 2020 untuk menekan penularan Covid-19 di masyarakat.

“Operasi ini kita lakukan sebagai upaya untuk menurunkan risiko penularan Covid-19 di masyarakat, khususnya bagi warga yang beraktivitas di sarana publik,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Kabupaten Aceh Barat, Azim, Minggu (20/12/20202).

Azim menambahkan, sasaran operasi yustisi tersebut meliputi kompleks pasar, warung kopi atau kafe, lembaga pendidikan, pusat layanan perkantoran pemerintah dan keuangan, terminal, serta pusat layanan jasa publik.

BACA JUGA :  Mim Dpw Aceh Menagih Janji: Mana Realisasi Pengumuman Status Blang Padang Yang Disampaikan Oleh Ketua Mpu Aceh

Azim melanjutkan, operasi yustisi yang dilakukan tersebut selama ini telah berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah, khususnya saat beraktivitas di luar rumah.

“Kami juga terus melakukan operasi yustisi ke sejumlah sarana publik di Aceh Barat, dengan upaya persuasif dan memberikan sanksi sosial kepada masyarakat yang ditemukan melanggar protokol kesehatan,” kata dia.

Bentuk sanksi yang diberikan tersebut, kata Azim, seperti menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, membersihkan sampah di tempat ibadah, berolahraga, serta aneka sanksi sosial lainnya.

BACA JUGA :  Imigrasi Kelas II TPI Langsa Didemo masyarakat Kota Langsa

Lebih lanjut Azim mengatakan, biasanya saat dilakukan operasi yustisi, pihaknya menemukan seratusan masyarakat yang tidak memakai masker. Namun sejak sepekan terakhir, warga yang ditemukan melanggar protokol kesehatan saat operasi yustisi mencapai hanya beberapa saja.

“Alhamdulillah, sejauh ini upaya untuk meningkatkan kesadaran bagi masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan berhasil. Salah satunya, berkurangnya masyarakat yang terjaring operasi yustisi,” kata Azim. (*)

Sumber : iNews