2 PNS di Sulsel Adu Jotos Gara-gara Tidur Siang

oleh -264.759 views

Maros I Realitas – 2 PNS di Kabupaten Maros, Sulsel terlibat adu jotos. Diduga perkelahian itu gegara sebuah gudang yang yang biasa dijadikan tempat tidur siang.

Kedua PNS itu berasal dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Maros. PNS yang terlibat perkelahian adalah Jumaintan dan Mahmud.

“Saya tegur karena dia mau masuk ke dalam gudang dan gudang saya kunci,” kata Mahmud yang terlibat perkelahian di kantor Pemda Maros, Sulsel, Selasa (29/10/2019).

Karena teguran larangan masuk itu Jumaintan langsung naik pitam dan menyerang Mahmud. Jumaintan sebelumnya telah menantang Mahmud untuk berduel.

“Dia bilang ke saya, biar laki laki saya tidak takut. Lalu dia tinju perut saya,” kata dia.

BACA JUGA :  Sembilan Bulan Mengambang, Kasus Dugaan Pelanggaran Syariat Islam di Aceh Timur Belum Ada Kejelasan : Kuasa Hukum Mawardi Minta Kedua pelaku Segera di Tahan

“Lalu saya refleks dorong atau tinju juga bagian perutnya. Saya kurang tahu juga karena refleks saat itu,” imbuhnya.

Akibat saling dorong dan pukul itu, membuat suasana di kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata sempat gaduh. Mahmud bercerita sebelum perkelahian itu, dia sempat mengajak Jumaintan untuk berbicara baik baik.

“Tapi kan di langsung marah dan pukul perut saya,” ucapnya.

Sementara itu, Jumaintan setelah adu jotos itu langsung pergi meninggalkan kantornya. Menurut pengakuan salah seorang PNS, Yulianti bahwa Jumaintan langsung menuju ke kantor polisi.

BACA JUGA :  Sat Reskrim Polres Langsa Ungkap Dugaan Pencurian Granit RS Regional, Kerugian Ditaksir Rp1,5 Miliar

Yuli menerangkan bahwa gudang yang menjadi pangkal perkelahian kedua PNS, memang kerap digunakan Jumiantan untuk beristirahat.

“Gudang itu tempatnya istirahat. Kalau siang dia masuk tidur siang dan kalau saat sore dia keluar untuk absen saat orang sudah mulai pulang kerja,” terangnya.

Kapolsek Turikale Kompol Agus Salim, saat dikonfirmasi terpisah belum mendapat laporan tersebut. Dia akan menyuruh personelnya untuk melakukan kroscek ke Dinas Pariwisata Maros untuk memastikan kabar adu jotos tersebut.

“Sampai saat ini laporannya bekum ada di meja saya, tapi anggota saya sedang melalukan kroscek ke dinas Pariwisata,” ungkap Agus.(Dtc/Red)