9 Orang Rohingya Terdampar Di Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai, Kapolres Dan Dinas Sosial Sempat Direpotkan

oleh -115.759 views

Serdang Bedagai | Realitas – Warga Bamban, menemukan sembilan warga Rohingya saat berdiri di salah satu kedai kopi, di Kecamatan Bamban, Kabupaten Sergai, tepatnya di Dusun XVI, Desa Suka Damai, Kecamatan Bamban.

Selanjutnya warga menghampiri mereka dan lantaran merasa curiga, sempat beberapa warga menanyakan asal usul mereka, tetapi mereka tidak bisa menjawab cuma mengatakan Myanmar.

Untuk mengantisipasi terjadinya yang tidak diinginkan, warga membawa kesembilan warga Rohingya tersebut, ke kantor Kepala Desa Bamban, kemudian oleh Kepala Desa, membawa Imigran tersebut ke Polsek Firdaus.

Selanjutnya, kesembilan WNA asal Myanmar ini digiring ke Mapolres Sergai, guna dilakukan pendataan di Sat Intelkam Polres Sergai.

BACA JUGA :  PWI Pusat Tetapkan Susunan Pengurus Baru, Marthen Selamet Susanto Jabat sebagai Sekjen

Dari hasil pendataan itu, diketahui 3 WNA asal Myanmar tersebut memiliki kartu identitas dari UNCR dan 2 unit handphone.

Ternyata kesembilan WNA Myanmar ini adalah pengungsi Rohingya yang berasal dari Aceh, yang diduga melarikan diri menuju Medan, lalu masuk ke Kabupaten Sergai.

Kapolres Sergai, AKBP H Juliarman Eka Putra Pasaribu S.Sos, SIK, MH, mengatakan, kesembilan WNA asal Myanmar ini adalah pengungsi Rohingya yang berasal dari Aceh yang tersesat, di Kabupaten Sergai.

Nama kesembilan Imigran Rohingya asal Myanmar ini, Roshid Ahmad (28), Mohamad Solim (27), Mohamad Idris (24), Abdul Mabud (16), Nur Islam (15), Mohamad Ayas (15), Mohamad Salim (15), Mohamad Taker (17) dan Habes Mohamad Ismail (18).

BACA JUGA :  PWI Pusat Tetapkan Susunan Pengurus Baru, Marthen Selamet Susanto Jabat sebagai Sekjen

Kapolres AKBP Juliarman saat bertanya kepada kesembilan pengungsi Rohingya ini, yaitu tentang hubungan mereka, dia sempat sedikit direpotkan.

Soalnya mereka tidak bisa berbahasa Inggris, apalagi bahasa Indonesia.

“Namun salah satu diantaranya mengatakan, bahwa mereka masih ada berkaitan persaudaraan,”ujar Kapolres.

Kemudian kesembilan Imigran Rohingya asal Myanmar ini diantarkan ke Karantina yang berada di Belawan, mengunakan bus milik Pemkab Sergai, sekitar pukul 17.30 WIB.
(J.Irwansyahsilitonga/iqbal)