Asal Jadi: Warga Singkil Minta Bongkar Pilar Jembatan Aboutmen Proyek Otsus Miliaran Rupiah

oleh -233.759 views
Foto: Masyarakat melihat bangungan pilar yang bolong akibat disebabkan pengadukan diduga bercampur lumpur dan pekerjaan asal jadi.(Realitas/Rostani).

Aceh Singkil | Realitas – Masyarakat kecamatan Singkil dan Kuala Baru Kabupaten Aceh Singkil meminta pemerintah Aceh harus membongkar pekerjaan aboutmen dan pilar ke- 6 jembatan proyek pekerjaan miliaran rupiah dana Otsus APBA di Seberang Sungai Desa Kilangan Kecamatan Singkil.

 

Proyek multi years pembangunan dan penerobosan jalan dan jembatan dari Desa Kilangan menghubungkan Kecamatan Singkil dengan Kecamatan Kuala Baru dan Desa Bulus Sema Kecamatan.

Trumon Kabupaten Aceh Selatan, yang dilaksanakan pada tahun keempat mendapat protes keras masyarakat dari dua Kecamatan.

Lantaran pekerjaannya yang asal jadi dan tidak memikirkan kualitas ketahanan.

Hal itu diketahui setelah masyarakat perwakilan dari dua kecamatan yang turun melihat langsung kondisi pilar ke 6 dan aboutmen jembatan tersebut bersama anggota DPRK Aceh Singkil Komisi III Azmi, Kadis PU Mujni dan Ketua PA Aceh Singkil Sarbaini Agam, Rabu (13/2/2019).

BACA JUGA :  PWI Pusat Tetapkan Susunan Pengurus Baru, Marthen Selamet Susanto Jabat sebagai Sekjen

Salah satu anggota DPRK Aceh Singkil Komisi III Azmi yang juga mantan Pj Bupati dan Kadis PU, sangat menyesalkan pekerjaan pembuatan pilar jembatan dan aboutmen yang asal-asalan.

Secara kasab mata terlihat kondisi dilapangan, para pekerja mengecor pilar tersebut dengan tercampur lumpur.

Sehingga banyak terlihat bangunan kosong serta mudah dikorek, dengan kayu karena terlihat lumpur yang menyatu dengan campuran semen dan pasir.

Apalagi laporan dari masyarakat setempat pekerjaannya pun dimulai saat malam hari sekira pukul.12:00.

Dan pengadukan semen bukan dengan molen namun menggunakan alat berat (beko).

“Bagaimana tidak kosong dan mudah hancur, mengaduknya pun pakai beko di atas lumpur,” beber Azmi menirukan laporan masyarakat setempat.

Kami selaku masyarakat putra daerah Kuala Baru sudah sekian lama berharap penuh terhadap jalan penghubung Singkil-Kuala Baru segera rampung yang menjadi impian kami, kata Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Aceh Singkil, Sarbaini Agam kepada Realitas usai meninjau jembatan tersebut.

BACA JUGA :  PWI Pusat Tetapkan Susunan Pengurus Baru, Marthen Selamet Susanto Jabat sebagai Sekjen

Kami masih percaya dengan pemerintahan saat ini, untuk itu kami berharap agar pilar jembatan itu harus dibongkar dan diperbaiki disesuaikan dengan RAB (Rencana Anggaran Biaya) pekerjaannya.

Saya juga pernah ikut mengerjakan langsung pekerjaan paket tahap 2 jembatan itu, itu sudah jelas tidak benar.

Kendati tidak perlu dipermasalahkan siapa pemborong namun bangunan harus dikaji ulang dan diperbaiki, tegas Sarbaini Agam.

Muzni Kadis PUPR Singkil langsung menghubungi Dinas PUPR Provinsi Aceh, dan menyampaikan proyek tersebut ke Provinsi selanjutnya kepada pihak yang akan bertanggung jawab.

“Pihak Provinsi akan turun ke Singkil dengan alat lengkap untuk memeriksa kondisi bangunan,” tutup Muzni. (Rostani/iqbal)